Karhutla Tahun ini Lebih Besar

Karhutla Tahun ini Lebih Besar

Simulasi pemadaman api karhutla. foto: dok sumeks.co--

SUMEKS.CO, PALEMBANG - Kebakaran hutan dan kahan (Karhutla) yang terjadi di Sumsel tahun ini lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini berdasarkan data analisa dari citra satelit dan diperkuat dengan konfirmasi atau validasi lapangan.

Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim, Kebakaran Hutan, Lahan (PPIKHL) Wilayah Sumatera, Ferdian Kristanto mengatakan, luasan karhutla di tahun 2022 lebih besar dibandingkan tahun 2021 lalu. Namun, lebih kecil dibandingkan tahun 2020. Adapun total lahan yang sudah terbakar sejak Januari hingga Mei 2022 yaitu mencapai 472,07 hektare.

"Di tahun 2021 luas lahan yang terbakar hanya 100 hektare di periode yang sama dari Januari hingga Mei. Sedangkan, tahun 2020 luas lahan yang terbakar mencacai 626,66 hektare," kata Ferdian, Jumat (15/7).

Ferdian menjelaskan, di tahun ini luasan lahan yang terbakar terbanyak yaitu di Wilayah Ogan Komering Ilir (OKI) seluas 90 hektare. Kemudian Musi Rawas Utara dan Ogan Komering Ulu (OKU) seluas 83 hektare. Lalu, Musi Banyuasin seluas 68 hektare, dan Ogan Ilir seluas 57 hektare. Untuk PALI 43 hektare, Muara Enim 30 hektare, Musi Rawas 10 hektare, Lahat, dan OKU Selatan 5 Hektare.

"Kami telah berupaya untuk mencegah terjadinya karhutla ini dengan tetap melakukan kegiatan patroli," bebernya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan patroli mandiri (internal Manggala Agni) dan patroli terpadu (personel dari Manggala Agni, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan MPA), serta memperkuat deteksi dini melalui monitoring hotspot harian. Ferdian menambahkan, pihaknya berharap setiap daerah sudah bergerak melakukan pencegahan dan deteksi sejak dini.

"Kami juga dibantu lima heli milik BNPN yang sudah standby melakukan patroli dan warter boombing saja," tutupnya. (edy)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: