Kejari Prabumulih Selidiki Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkot

Kejari Prabumulih Selidiki Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkot

Roy Riady SH MH. Foto : Dian/sumeks.co--

SUMEKS.CO, PRABUMULIH - Setelah sukses menyeret mantan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) dan mantan Komisioner KPU Kota PRABUMULIH ke meja hijau, kejaksaan negeri (Kejari) PRABUMULIH kembali mengusut kasus dugaan korupsi disalah satu dinas di lingkungan pemerintah kota (Pemkot) PRABUMULIH.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Prabumulih Roy Riady melalui Kasi tindak pidana khusus (Pidsus) M Arsyad  mengatakan, pihaknya menerima laporan masyarakat terkait dugaan kasus korupsi di salah-satu OPD di lingkungan Pemkot Prabumulih.

"Ada laporan masyarakat, ya kita harus tindaklanjuti semua laporan dari masyarakat baik itu masyarakat umum maupun lembaga," sebutnya.

Saat ini pihaknya pun tengah menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut dengan mencari fakta-fakta yang terkait dengan laporan itu.

"Jadi kita mencari peristiwanya dulu, apa ada peristiwa pidana atau tidak selanjutnya kita ekspos ke media," ujar Arsyad.

Masih kata Arsyad, yang dilakukan dalam mencari fakta tersebut yaitu dengan melakukan pemantauan dan pengambilan data dan dokumentasi.

"Ya kita puldata dan pulbaket," ucapnya seraya mengatakan kasus dugaan korupsi yang tengah didalami itu ada di lingkungan pemkot prabumulih.

Lebih lanjut Kasi Pidsus menuturkan, dalam melakukan pengumpulan data dan pengumpulan keterangan itu pihaknya telah memanggil pihak terkait untuk dimintai keterangan.

"Sudah ada beberapa pihak terkait yang kita klarifikasi, kalau jumlahnya mungkin ada beberapa oranglah," tuturnya.

Dia menambahkan laporan dugaan korupsi yang tengah didalami itu merupakan kegiatan pada salah satu dinas.

Ditanya dinas mana yang tengah diselidiki itu, Kasi Pidsus enggan berkomentar lebih jauh.

"Kasusnya masih sebatas pendalaman belum masuk ke penyelidikan maupun penyidikan, saya belum bisa memberikan keterangan lebih jauh nanti saja," tukasnya. (chy)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: