Layanan Prostitusi Threesome Dibuka Sejak Desember 2020, Tarifnya Rp3 Juta Sekali Main

Layanan Prostitusi Threesome Dibuka Sejak Desember 2020, Tarifnya Rp3 Juta Sekali Main

SUMEKS CO SEMARANG Polisi membongkar praktik prostitusi threesome di Semarang yang sudah berjalan sejak 2020 Pasangan ini mematok tarif Rp3 juta dan melayani pria hidung belang di hotel Layanan ini disediakan pasangan nikah siri tersangka pria inisial GA 35 dan wanita inisial WI 24 Saat ada yang tertarik mereka saling chatting lalu mereka akan janjian ketemu langsung Lalu si wanitanya itu bertemu dengan calon pelanggannya terlebih dahulu untuk memastikan apakah pelanggannya itu sesuai dengan kriteria atau tidak usia dipatok maksimal 30 tahun kata Kasubdit V Cyber Ditreskrimsus Polda Jateng Kompol Rosyid Hartanto Sabtu 20 11 2021 Si wanitanya ini pilih pilih Kopi darat gitulah sekiranya cocok kemudian pelanggan transfer uang sejumlah Rp 3 juta ke rekening pelaku Setelah itu barulah mereka janjian di hotel dan main bertiga jelasnya Kedua tersangka ditangkap saat akan melayani petugas yang menyamar di kamar salah satu hotel di Semarang Jawa Tengah 8 November 2021 Sebelumnya Subdit V Cyber Ditreskrimsus Polda Jateng mengetahui ada akun Twitter yang menawarkan layanan seks tiga orang itu Dalam cuitannya pelaku unggah foto dan video adegan mesum mereka Awalnya petugas mendapatkan informasi melalui media sosial Twitter terhadap tawaran seks threesome yang kemudian ditindaklanjuti dengan giat penyamaran dan pembuntutan terhadap tersangka jelas Rosyid Setelah terjadi kesepakatan untuk melakukan hubungan seks threesome petugas yang menyamar bertemu dengan tersangka di kamar hotel yang dipesan oleh tersangka Tidak berapa lama kemudian dilakukan penangkapan oleh petugas yang menunggu di luar kamar hotel lanjutnya Hasil pemeriksaan sementara GA dan WI mengaku membuka layanan prostitusi threesome sejak Desember 2020 Keduanya juga mengaku sebagai pasangan siri Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas tersangka mengakui telah melakukan aktivitas tersebut sejak Desember 2020 jelas Rosyid Kedua pelaku mengaku sebagai pasangan suami istri tetapi siri namun sampai dengan saat ini tersangka tidak dapat menunjukkan bukti bahwa mereka telah menikah imbuhnya ral int pojoksatu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: