Gerindra Tanggapi Positif Hasil Survei SMRC Terhadap Prabowo Subianto
Sufmi Dasco Ahmad.--
Sebelumnya, survei SMRC mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berada di angka 51,1 persen.
Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani mengungkapkan, persepsi masyarakat terhadap memburuknya kondisi ekonomi nasional menjadi faktor utama yang memengaruhi penurunan tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah.
“Persepsi publik bahwa kondisi ekonomi nasional memburuk merupakan faktor utama di balik menurunnya kepuasan terhadap kinerja pemerintahannya,” ujar Deni Irvani dalam konferensi pers daring, Minggu, 26 Juli 2026.
BACA JUGA:Kadernya Tersandung Kasus Hukum, Ketua DPC Partai Gerindra Ogan Ilir akan Laporan Dulu ke Pimpinan
Survei tersebut menunjukkan 49,4 persen responden menilai kondisi ekonomi Indonesia berada dalam kategori buruk atau sangat buruk, sedangkan 15,7 persen responden menilai kondisi ekonomi dalam keadaan baik.
Angka penilaian positif itu turun dibandingkan November 2025, ketika sekitar 40 persen responden masih menilai kondisi ekonomi berjalan baik.
Deni menilai temuan tersebut memperkuat pandangan sejumlah ekonom bahwa pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat positif belum sepenuhnya dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Selain aspek ekonomi, survei juga mencatat 42,8 persen responden menilai kondisi politik nasional berada dalam kategori buruk atau sangat buruk. Sementara itu, hanya 13,5 persen responden yang menilai kondisi politik baik atau sangat baik.
BACA JUGA:KPK Tetapkan 4 Tersangka Baru Kasus Korupsi Pokir DPRD OKU, Termasuk Wakil Ketua DPRD dari Gerindra
BACA JUGA:Foto Miris MBG di Akun Ini Gercep Direspon Gerindra, Emak-emak Ramai Kirim Foto
“Jadi hampir tiga kali lipat lebih banyak yang mengatakan buruk,” ujar Deni.
Menurutnya, hasil survei tersebut menunjukkan adanya konsistensi penilaian publik terhadap berbagai aspek pemerintahan. (dri)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


