Digerebek Saat Pamer Sabu, Pengedar di Prabumulih Ditangkap dengan 24 Paket Siap Edar
Penggerebekan di rumah kosong kawasan Arimbi Jaya, Prabumulih Timur, mengungkap 24 paket sabu siap edar. Satu tersangka ditangkap, sementara rekannya masuk DPO.--
PRABUMULIH, sumeks.co- Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya.
Seorang pria berinisial ES (33) ditangkap saat diduga tengah mengemas narkotika jenis sabu di sebuah rumah kosong di Jalan Sampoerna, Kelurahan Arimbi Jaya, Kecamatan Prabumulih Timur, Senin (1 Juni 2026).
Penangkapan bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas mencurigakan di bangunan yang jarang dihuni tersebut. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan oleh tim Satresnarkoba Polres Prabumulih.
Saat petugas melakukan penggerebekan, ES diketahui sedang memaketkan sabu yang diduga akan diedarkan.
Polisi langsung mengamankan tersangka beserta sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi.
BACA JUGA:Satresnarkoba Prabumulih Gerebek Lokasi Pesta Sabu, Narkoba dan Pisau Berhasil Diamankan
BACA JUGA:Kurir Sabu Asal Aceh Ditangkap di Banyuasin, 614,5 Gram Narkoba Gagal Dikirim ke Jakarta
Dalam penggeledahan yang disaksikan perangkat lingkungan setempat, petugas menemukan 24 paket sabu siap edar dengan berat bruto 5,32 gram.
Selain itu diamankan pula satu bal plastik klip kosong, satu skop pipet warna merah yang digunakan untuk proses pengemasan, serta uang tunai Rp85 ribu.
Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui uang yang ditemukan merupakan hasil penjualan narkotika sebelumnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa aktivitas pengemasan dilakukan bersama seorang rekannya berinisial H.
Namun, saat penggerebekan berlangsung, H berhasil melarikan diri sebelum petugas tiba. Polisi kini telah menetapkannya sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dan terus melakukan pengejaran.
Kasat Reserse Narkoba Polres Prabumulih AKP Muhammad Arafah mengatakan pengungkapan kasus ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat yang melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




