Aksi Humanis Polisi Empat Lawang, Mobil Patroli Dipakai Antar Jenazah Warga
Polisi di Empat Lawang bantu warga dengan layanan antar jenazah gratis hingga pemakaman.--
Polisi di Empat Lawang Antar Jenazah Warga Gratis, Wujud Kepedulian di Tengah Duka
EMPAT LAWANG, sumeks.co- Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan jajaran kepolisian di Sumatera Selatan. Polres Empat Lawang melalui Polsek Muara Pinang menghadirkan layanan kemanusiaan berupa pengantaran jenazah secara gratis bagi warga yang membutuhkan.
Layanan tersebut diberikan kepada keluarga almarhum Kemas Nasir bin Muksin pada Rabu (8/4/2026). Jenazah diantarkan dari Desa Muara Pinang Baru menuju Tempat Pemakaman Umum Air Kuta, Kecamatan Muara Pinang, menggunakan kendaraan patroli milik kepolisian.
Langkah ini menjadi bentuk nyata kehadiran polisi tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat di saat-saat sulit, terutama ketika menghadapi suasana duka.
Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi melalui Kapolsek Muara Pinang AKP Dwi Sapriadi menjelaskan bahwa pelayanan tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menjalankan tugas secara humanis.
BACA JUGA:Dramatis! Ambulans Apung Polairud Polda Sumsel Selamatkan Nelayan Kritis dari Desa Terpencil
BACA JUGA:Misi Kemanusiaan di Tengah Ombak, Polairud Polda Sumsel Evakuasi Nakhoda KM Kurnia
Menurutnya, pemanfaatan kendaraan dinas untuk kepentingan sosial merupakan upaya agar kehadiran polisi benar-benar dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
“Kami ingin hadir membantu masyarakat, khususnya saat mereka membutuhkan. Ini adalah bentuk kepedulian kami,” ujarnya.
Selain menyediakan sarana transportasi, personel kepolisian juga turut membantu proses pemakaman bersama warga.
Kehadiran anggota di lapangan tidak hanya memberikan bantuan secara fisik, tetapi juga menjadi bentuk empati dan dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.
Warga setempat menyambut baik langkah tersebut.
Bantuan yang diberikan dinilai sangat membantu, terutama bagi keluarga yang memiliki keterbatasan sarana transportasi dalam situasi mendesak.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan pelayanan publik yang lebih inklusif dan responsif.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


















