Wakapolri Tinjau Seleksi SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Siswa Terbaik Bisa Bersaing di Akpol
399 Siswa dari 28 Provinsi Ikuti Seleksi SMA Kemala Taruna Bhayangkara--
Wakapolri Tinjau Seleksi SMA Kemala Taruna Bhayangkara, 399 Siswa Terbaik Ikuti Tahap Terpusat
Semarang, SUMEKS.CO- Wakapolri,Komjen Pol. Prof. Dr Dedi Prasetyo, meninjau langsung pelaksanaan seleksi terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan kedua di Gedung Paramartha Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, pada pukul 13.00 WIB.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Polri, di antaranya Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Prof. Dr.Chryshnanda Dwilaksana dan As SDM Kapolri Irjen Pol. Dr Anwar.
Peninjauan SMA Kemala Taruna Bhayangkara dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Dalam kesempatan itu, Wakapolri memeriksa langsung proses seleksi yang menggunakan metode Nusantara Standardized Test (NST).
Metode ini dirancang untuk mengukur kemampuan peserta secara objektif, adaptif, dan presisi dengan mengacu pada standar nasional maupun internasional.
Sebanyak 399 siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara terbaik dari 28 provinsi mengikuti seleksi terpusat ini.
Seluruh peserta telah melalui tahapan awal yang panjang dan difasilitasi tempat tinggal di lingkungan Akpol guna mendukung kesiapan mereka selama proses seleksi berlangsung.
Seleksi SMA Kemala Taruna Bhayangkara ini menjadi bagian dari upaya Kepolisian Negara Republik Indonesia bersama Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia dalam mencetak sumber daya manusia unggul melalui sistem pendidikan berkualitas dan seleksi berbasis meritokrasi.
Pada hari peninjauan, 30 Maret 2026 para peserta menjalani sejumlah ujian penting, mulai dari IELTS Prediction Test hingga tes mata pelajaran inti seperti Bahasa Inggris, Matematika, dan Sains.
Rangkaian ini dirancang untuk mengukur kemampuan akademik sekaligus kesiapan peserta menghadapi standar global.
Secara keseluruhan, seleksi SMA Kemala Taruna Bhayangkara berlangsung selama lima hari dengan tahapan yang cukup ketat. Hari pertama diisi dengan orientasi, webinar, serta pengecekan perangkat.
Hari kedua dilanjutkan dengan tes psikologi, simulasi IELTS, serta NST dan tes kepribadian. Pada hari ketiga dan keempat, peserta menjalani tes fisik, pemeriksaan kesehatan, seminar kebangsaan, serta wawancara psikologi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





