2 Juni 2026 Pagi, Jemaah Kloter 1 Tiba di Palembang, PPIH Debarkasi Imbau Keluarga Tak Jemput di Asrama Haji
Jemaah haji Kloter 1 Debarkasi Palembang, akan diberangkatkan menggunakan pesawat Saudia Airlines pada 1 Juni 2026 dan tiba di Bandara SMB II Palembang, 2 Juni 2026.--
PALEMBANG, SUMEKS.CO - Kelompok Terbang (Kloter) 1 Debarkasi Palembang, dijadwalkan tiba di tanah air pada Selasa, 2 Juni 2026 sekitar pukul 06.05 WIB.
Untuk memastikan kesiapan menyambut para jemaah haji, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Palembang, telah melakukan berbagai persiapan.
Menurut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Sumatera Selatan, H Arkan Nurwahuddin, pihaknya telah menggelar rapat bersama stakeholder terkait.
"Pada 25 Mei 2026 kemarin, telah dilakukan rapat pemantapan PPIH Debarkasi Palembang yang diikuti oleh seluruh stakeholder terkait," ungkapnya, Minggu, 31 Mei 2026.
BACA JUGA:Puncak Haji 2026: Lebih dari 1,6 Juta Jemaah Padati Arafah untuk Wukuf, Cuaca Panas Capai 45 Derajat
BACA JUGA:Innalillahi, Lagi Jemaah Haji Asal Palembang Meninggal Dunia, Dimakamkan di Sharaya Makkah
Ditambahkan Arkan, bahwa sesuai jadwal perjalanan haji, tanggal 1 Juni 2026 Kloter 1 Debarkasi Palembang akan diberangkatkan sekitar pukul 16.35 Waktu Arab Saudi (WAS).
"Jemaah haji akan diterbangkan dari Bandara Jeddah, dan akan tiba tanggal 2 Juni 2026 pagi di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang," paparnya.
Adapun dalam rapat koordinasi tersebut, PPIH Debarkasi Palembang juga telah membahas alur penjemputan jemaah haji. Dimana, pihak kepolisian dan
TNI telah mempersiapkan pengawalan dan pengamanan.
"Kemudian pihak maskapai dan Angkasa Pura, sudah berkoordinasi terkait penurunan jemaah dan penanganan barang bawaan," lanjutnya.
BACA JUGA:Kesiapan Petugas Layani Jemaah Haji Lansia di Makkah Diapresiasi Menteri Agama
Termasuk pula dari pihak Imigrasi, dalam penanganan dokumen jemaah haji ketika tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.
"Kita juga berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Kabupaten/Kota melalui Kemenhaj kabupaten/kota, untuk penjemputan dan pengantaran jemaah haji ke daerah asal," terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kanwil Kemenhaj dan Umroh Provinsi Sumsel juga mengimbau agar keluarga jemaah
melakukan penjemputan di titik
lokasi masing-masing.
"Kepada pihak keluarga tidak diperkenankan menjemput keluarganya di Asrama Haji Sumsel, untuk menghindari
kemacetan dan kepadatan di dalam maupun di luar asrama," pintanya.
BACA JUGA:Dam Jemaah Haji Indonesia 2026 Lebih Transparan, Indonesia Salurkan Daging ke Palestina
BACA JUGA:Saudi Siapkan Solusi Sistem Air Minum Pintar untuk Jemaah Haji, Cuaca Panas Jadi Tantangan
Keluarga jemaah, dapat menjemput di titik lokasi yang sudah ditetapkan oleh KBIHU dan di Kabupaten/Kota masing-masing.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




