Banner Pemprov

Sumsel Zero Konflik, Gubernur Herman Deru Minta Kader NU Perkuat 2 Hal Ini

Sumsel Zero Konflik, Gubernur Herman Deru Minta Kader NU Perkuat 2 Hal Ini

Gubernur Sumsel membuka pendidikan dasar kader NU sumsel.-foto: dok-

Herman Deru juga menyoroti pentingnya menjaga kondisi Sumsel yang selama ini dikenal sebagai daerah dengan tingkat konflik yang rendah meskipun masyarakatnya sangat beragam.

“Saya menyadarkan kita untuk bersyukur karena Sumsel zero konflik. Padahal kita ini multikultur. Karakter Sumsel religius dan toleran, budaya Melayu santun, tradisi gotong royong kuat, Islam moderat tumbuh baik, stabilitas sosial dan kerukunan masyarakat tetap terjaga,” ucapnya.

BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Ajak Orang Tua Siapkan Generasi Berani dan Berakhlak Hadapi Perubahan Zaman

BACA JUGA:Gubernur Herman Deru dan Wagub Cik Ujang Paparkan Capaian dan Program Strategis Sumsel pada HUT ke-80 Provinsi

Menurut Herman Deru, kondisi tersebut dapat terjaga karena adanya sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat.

“Pesan saya, jaga dan perluas toleransi. Kita harus menjadi kader pengurus NU yang solutif, memberikan jalan keluar, bukan menjadi kompor,” tegasnya.

Ia menambahkan, tantangan kehidupan modern juga memunculkan sikap individualistis di tengah masyarakat, terutama setelah pandemi Covid-19.

“Kadang kita menghadapi penyakit individualis. Sejak Covid-19 penyakit itu makin besar. Nahdliyin harus menjadi terapis bagaimana agar penyakit ini bisa dikurangi,” katanya.

BACA JUGA:Warga Muara Enim Resah Antri Solar Makin Panjang dan Lama, Dulu 3 Jam Sekarang Bisa 8 Jam

BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Resmikan Pembangunan Kembali Jembatan Air Lawai B, Target Rampung 180 Hari

Selain itu, Herman Deru menegaskan pembangunan daerah harus berjalan seimbang antara pembangunan fisik dan pembangunan manusia.

“Pembangunan harus seimbang, tidak cukup hanya fisik, tapi juga manusia dan moral,” ujarnya.

Ia pun mengapresiasi langkah NU yang aktif dalam pembangunan sosial kemasyarakatan melalui pembangunan klinik, perpustakaan, dan berbagai kegiatan lainnya.

“Kita Nahdliyin harus menjadi penggerak pembangunan. Ini langkah baik dan saya senang melihatnya,” katanya.

BACA JUGA:Pelabuhan Tanjung Carat Diproyeksikan Jadi Hub Ekspor, Herman Deru dan Pelindo Matangkan Strategi

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait