Diskominfo Sumsel Sinergikan CSIRT se-Sumatera Selatan: Mewujudkan Ekosistem Digital yang Aman dan Resilien
Diskominfo Sumsel Sinergikan CSIRT se-Sumatera Selatan Guna Mewujudkan Ekosistem Digital yang Aman dan Resilien-foto:doksumeksco-
PALEMBANG, SUMEKS.CO - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Sumsel menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penanganan Insiden Siber.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat pertahanan digital di tingkat daerah ini dilaksanakan di Ruang Rapat PUBM Sumsel, Rabu 6 Mei 2026.
Acara ini secara resmi dibuka oleh Gubernur Sumatera Selatan diwakili Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumsel, Rika Efianti, SE, MM.
Kadis Kominfo Rika menekankan bahwa di tahun 2026, ekosistem digital jauh lebih matang, namun tantangan yang dihadapi juga berlipat ganda karena serangan siber kini telah memanfaatkan otomatisasi dan kecerdasan buatan (AI).
BACA JUGA:Di Balik Pasokan Energi Sumbagsel, Ini Upaya Kilang Plaju Jaga Energi Tetap Lancar
BACA JUGA:Polda Sumsel Siagakan 1.415 Personel untuk Cegah Karhutla 2026
"Jika tahun-tahun sebelumnya kita fokus pada pembentukan tim, maka tahun ini fokus utama kita adalah kekuatan resiliensi dan kecepatan respons. Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan cara-cara konvensional," tegas Rika.
Rika menyampaikan tiga pesan utama kepada para peserta dari seluruh kabupaten/kota se-Sumsel. Pertama, pertajam deteksi secara proaktif, kedua yaitu memperkuat kolaborasi antar-wilayah melalui koordinasi dengan CSIRT (Computer Security Incident Response Team) Provinsi dan ketiga yaitu dokumentasi serta mitigasi yang ketat agar celah keamanan yang pernah terbuka tidak terulang kembali.
"Saya berharap setelah Bimtek ini, indeks keamanan siber di wilayah Sumatera Selatan meningkat secara signifikan melalui wadah berbagi pengalaman antar daerah ini," tambahnya.
Sementara itu, Sandiman Ali Madya Direktorat Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah sekaligus Ketua Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS), Muhammad Ival Tirtakusumah, SST. M.H., memaparkan profil keamanan siber Sumsel.
BACA JUGA:Cara Hitung Pajak Kendaraan Bermotor Terbaru Sesuai Aturan 2026
Berdasarkan penilaian Indeks SPBE Tahun 2025, Sumsel meraih nilai 3.129 (Baik), namun indikator keamanan pada aspek audit dan penerapan kebijakan masih perlu ditingkatkan.
"Keamanan siber saat ini bukan lagi sekadar isu teknis, melainkan pilar fundamental stabilitas nasional. Transformasi digital tanpa pengamanan mumpuni sama saja dengan membangun rumah megah di atas tanah yang labil," ujar Ival.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





