Banyak Pengendara Salah, Ini Cara Menentukan Tekanan Ban Motor yang Benar
Banyak Pengendara Salah, Ini Cara Menentukan Tekanan Ban Motor yang Benar--
Menurut keterangan teknis dari berbagai produsen ban internasional, pengukuran tekanan angin sebaiknya dilakukan saat kondisi ban masih dingin.
Ban yang baru digunakan akan mengalami peningkatan tekanan akibat suhu udara di dalamnya yang naik. Jika pengukuran dilakukan setelah perjalanan jauh, hasilnya bisa lebih tinggi dari kondisi sebenarnya sehingga berpotensi menghasilkan penyesuaian yang kurang tepat.
BACA JUGA:Review Ban Motor Anti Slip 2026! Aman di Jalan Basah & Hujan Deras
BACA JUGA:Cocok untuk Jalan Aspal dan Tanah, Berikut 5 Rekomendasi Ban Motor Dual Purpose Terbaik 2026
Penggunaan alat pengukur tekanan ban atau tire pressure gauge sangat disarankan dibanding hanya mengandalkan perkiraan.
Saat ini tersedia berbagai jenis alat ukur, mulai dari model analog hingga digital yang mudah digunakan. Dengan alat tersebut, pengendara dapat mengetahui angka tekanan secara akurat dan menyesuaikannya sesuai rekomendasi pabrikan.
Beban kendaraan juga menjadi faktor penting dalam menentukan tekanan ban. Ketika motor digunakan untuk membawa penumpang atau barang dalam jumlah banyak, tekanan ban belakang biasanya perlu disesuaikan agar mampu menopang beban tambahan. Informasi mengenai tekanan ban untuk kondisi berboncengan umumnya tercantum dalam buku panduan kendaraan.
Kondisi cuaca turut memengaruhi tekanan angin. Pada cuaca panas, udara di dalam ban akan mengembang sehingga tekanan meningkat. Sebaliknya, saat suhu lingkungan lebih rendah, tekanan dapat sedikit menurun.
BACA JUGA:Ban Motor Bocor Halus di Jalan? Cairan Emergency Tire Inflator Ini Jadi Penyelamat Tanpa Bongkar Ban
BACA JUGA:Kenali Jenis Pompa Ban Motor Terbaik 2026, Jangan Asal Beli Biar Gak Mubazir!
Meski demikian, para ahli otomotif menyarankan untuk tetap mengikuti angka rekomendasi pabrikan dan melakukan pengecekan secara rutin setidaknya satu kali setiap dua minggu.
Tekanan ban yang sesuai memberikan banyak manfaat. Selain meningkatkan kenyamanan berkendara, motor akan terasa lebih stabil saat menikung dan melakukan pengereman.
Konsumsi bahan bakar juga dapat menjadi lebih efisien karena hambatan gulir ban berada pada kondisi optimal. Menurut sejumlah penelitian industri ban, tekanan yang tidak sesuai dapat mempercepat keausan tapak dan mengurangi umur pakai ban secara signifikan.
Tanda-tanda tekanan ban terlalu rendah antara lain motor terasa berat saat dikendarai, respons kemudi menjadi lambat, dan bagian samping ban terlihat lebih menonjol. Sementara itu, tekanan yang terlalu tinggi biasanya membuat motor terasa keras saat melewati jalan tidak rata dan mengurangi kenyamanan pengendara.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




