Banner Pemprov

Implementasi Pancasila di Tempat Tinggal & Kehidupan Sehari-Hari

Implementasi Pancasila di Tempat Tinggal & Kehidupan Sehari-Hari

Nama : Dwi Mulya Utami 

NIM : P07124226152

Lokus : Prabumulih

Prodi : RPL Kebidanan

Dosen Pengampu : Wendy Anugrah, S.Pd., M.Pd

Sebagai seorang bidan dan ibu rumah tangga, saya menyadari bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi pedoman dalam setiap aspek kehidupan. Pancasila bukan hanya simbol negara, tetapi merupakan panduan moral yang mengatur bagaimana kita berinteraksi dengan sesama dan menjalankan tugas kita. Dalam profesi sebagai bidan, saya melayani ibu hamil dan bayi dari berbagai latar belakang tanpa membeda-bedakan suku, agama, atau status sosial. Di rumah, saya berusaha menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila pada diri sendiri maupun pada keluarga melalui contoh nyata dalam keseharian.

1. Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa

Sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa saya implementasikan dengan selalu berdoa sebelum menangani persalinan dan memohon keselamatan bagi ibu dan bayi. Saya menghormati kepercayaan setiap pasien dengan memfasilitasi ritual keagamaan mereka selama proses persalinan jika diperlukan. Di rumah, saya membiasakan keluarga untuk melaksanakan ibadah bersama dan bersyukur atas nikmat kesehatan yang diberikan Tuhan. Ketika menghadapi situasi sulit dalam pekerjaan, saya selalu menyandarkan diri kepada Tuhan untuk mendapatkan kekuatan dan kebijaksanaan.

2. Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Penerapan sila kedua Kemanusiaan yang Adil dan Beradab terlihat dalam sikap empati saya terhadap setiap pasien yang datang. Saya tidak pernah membedakan pelayanan antara pasien yang mampu membayar dengan yang kurang mampu, karena setiap nyawa memiliki nilai yang sama. Di lingkungan rumah saya terapkan dengan saling menghormati, bersikap sopan, dan membantu tetangga yang membutuhkan. Contohnya adalah membantu warga yang sedang sakit, mengalami musibah, atau membutuhkan bantuan tanpa membeda-bedakan status sosial warga.

3. Sila ketiga, Persatuan Indonesia

Sila ketiga Persatuan Indonesia saya wujudkan dengan menjalin hubungan baik dengan rekan kerja dari berbagai daerah dan latar belakang. Di Rumah Sakit tempat saya bekerja, kami saling bekerja sama tanpa memandang perbedaan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dilingkungan rumah, saya terapkan melalui kegiatan gotong royong dan menjaga kerukunan antarwarga.

4.Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Saya terapkan dengan mengikuti musyawarah atau rapat warga. Setiap orang dapat menyampaikan pendapat dengan baik dan sopan, mendengarkan pendapat orang lain, dan menerima keputusan yang telah disepakati bersama serta menghargai dan melaksanakan hasil keputusan bersama.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: