Aktivis BONKKAR Desak Kejati Sumsel Tuntaskan Dugaan Korupsi di DPRD OKU
Aktivis BONKKAR Desak Kejati Sumsel Tuntaskan Dugaan Korupsi di DPRD OKU--Fdl
SUMEKS.CO,- Puluhan aktivis yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) BONKKAR Sumatera Selatan mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel di kawasan Jakabaring, Palembang, Kamis 4 Juni 2026.
Mereka menggelar aksi unjuk rasa dengan membawa sejumlah tuntutan, terkait dugaan tindak pidana korupsi yang disebut terjadi di lingkungan Sekretariat DPRD dan Komisi I DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
Dalam aksi yang berlangsung tertib tersebut, massa secara bergantian menyampaikan orasi dan mendesak Kejati Sumsel untuk mengawal serta mempercepat proses penanganan perkara yang saat ini sedang ditangani oleh Kejaksaan Negeri OKU.
Menurut para aktivis, terdapat sejumlah dugaan penyimpangan yang perlu mendapat perhatian serius aparat penegak hukum.
BACA JUGA:Aktivis SIRA Geruduk Kejati Sumsel, Desak Usut Proyek Jalan Hauling PT Levi Bersaudara Abadi
BACA JUGA:Demo Kawal Sidang Korupsi Pokir OKU, Massa Desak KPK Tetapkan Bupati Sebagai Tersangka Baru
Dugaan tersebut antara lain berkaitan dengan penyalahgunaan kewenangan dalam pembahasan anggaran, penguasaan aset daerah, pemasangan jaringan listrik yang diduga fiktif.
Lalu pemasangan KWH listrik yang diduga tidak sesuai fakta di lapangan, hingga dugaan mark-up dalam pengadaan pakaian dinas Tahun Anggaran 2024.

Aktifis BONKKAR desak Kejati Sumsel usut tuntas dugaan korupsi di Kabupaten OKU--Fdl
Perwakilan LSM BONKKAR Sumsel dalam orasinya menyatakan bahwa, masyarakat membutuhkan kepastian hukum atas proses penyidikan yang sedang berjalan.
Oleh karena itu, pihaknya meminta Kejati Sumsel melakukan supervisi secara maksimal agar penanganan perkara tidak berhenti di tengah jalan.
“Kami meminta Kejati Sumsel mengawal secara serius proses penyidikan yang sedang berlangsung. Apabila penyidik telah memiliki alat bukti yang cukup, kami berharap segera dilakukan penetapan tersangka sehingga masyarakat memperoleh kepastian hukum,” tegas salah satu orator di hadapan peserta aksi.
Tidak hanya itu, massa juga meminta aparat penegak hukum mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam perkara tersebut.
BACA JUGA:8 Remaja Terdakwa Perusak Fasum Jelang Aksi Demo DPRD Mengaku Diintimidasi Oknum Polisi
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




