Banner Pemprov

Antrian BBM di Palembang Kembali 'Telan' Korban, Sopir Truk Tewas Dikeroyok Hingga Meregang Nyawa

Antrian BBM di Palembang Kembali 'Telan' Korban, Sopir Truk Tewas Dikeroyok Hingga Meregang Nyawa

Peristiwa pengeroyokan hingga menyebabkan korban meninggal dunia gegara antrian BBM jenis solar kembali terjadi di Kota Palembang, Rabu 3 Juni 2026.-Dok.Sumeks.co-

PALEMBANG, SUMEKS.CO - Seorang sopir truk meregang nyawa usai dikeroyok sejumlah orang saat sedang antre BBM jenis solar di SPBU yang terletak di Jalan Noerdin Panji, Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarami, PALEMBANG, pada Selasa 2 Juni 2026, sekitar pukul 21.30 WIB.

Korban Yepran Firmansyah (38) warga Komp BSA Jalan Tanjung Api-Api Kelurahan Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin hilang nyawa akibat luka-luka di sekujur tubuhnya. 

Diketahui, peristiwa berdarah ini terjadi saat korban sedang antre BBM jenis solar, tiba-tiba mobil pelaku menyerobot antrian, lalu korban menegur pelaku dan saat itu pelaku tidak terima ditegur hingga terjadi perkelahian di pintu keluar SPBU, yang kemudian dilerai oleh sesama sopir. 

BACA JUGA:Harga BBM Pertamina Per Juni 2026, Diesel Turun

BACA JUGA:Mulai Juni 2026, Harga BBM Diesel Turun di Sejumlah SPBU, Simak Daftar Lengkapnya

Selanjutnya pelaku pergi meninggalkan lokasi kejadian.

Setelah 30 menit pelaku datang lagi membawa rombongan sekitar 7 orang dengan mengendarai sepeda motor.

Kemudian saat datang langsung menyerang dan mengeroyok korban secara membabi buta dengan menggunakan senjata tajam.

Korban berusaha melarikan diri dengan melajukan truck-nya, tapi terus dikejar oleh para pelaku.

Namun setelah berputar mobil dan berada di seberang SPBU, korban yang sudah terluka parah tak sadarkan diri. 

Warga yang melihat korban bersimbah darah langsung membawa sopir truk itu ke RS Myria.

Saat tiba di rumah sakit Myria Palembang Korban dinyatakan dokter sudah meninggal dunia. Luka tusuk pada bagian dada, rusuk dan punggung korban sangat parah.

BACA JUGA:Prediksi Harga BBM Juni 2026: Kenaikan atau Stabilitas?

BACA JUGA:7 Motor Bekas Super Irit BBM Jadi Primadona Hingga Pertengahan 2026, Nomor 3 Dijuluki Motor 'Anti Bengkel'

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait