Kondisi Korban Dugaan Pelecehan di Gandus Palembang Masih Trauma, Pelaku Terus Diburu Polisi
Kondisi korban dugaan pelecehan anak bawah umur, inisial PS (12) warga Kecamatan Gandus Palembang nampak masih terlihat trauma meski telah menjalani operasi di RS Bhayangkara M Hasan Palembang.-Dok.Sumeks.co-
PALEMBANG, SUMEKS.CO - Kondisi korban dugaan pelecehan anak bawah umur, inisial PS (12) warga Kecamatan Gandus Palembang nampak masih terlihat trauma meski telah menjalani operasi di RS Bhayangkara M Hasan Palembang, pada Senin 6 Mei 2026.
Ayah korban AA menjelaskan bahwa secara umum kondisi kesehatan dari anaknya berangsur membaik. Namun demikian, dari organ intim anaknya hingga saat ini masih mengeluarkan darah.
"Masih Proses penyembuhan, masih keluar darah," ucapnya, Rabu 6 Mei 2026.
Dijelaskan, keseharian PS anaknya sejauh ini sudah bisa diajak berbicara, namun pasca peristiwa tersebut anaknya banyak diam.
BACA JUGA:Pria Di Palembang Diduga Lakukan Perbuatan Asusila Berulang Kali, Warga Bertindak
BACA JUGA:Guru Ngaji Pelaku Asusila Bocah SD Divonis 15 Tahun Penjara, Keluarga Korban Apresiasi Putusan Hakim
"Banyak diam pak. Namun tetap keluarga berikan support, pemerintah juga sudah memberikan perhatian lebih, mulai RT, lurah dan camat bahkan Pak Walikota Ratu Dewa juga sudah membesuk anak saya," ungkapnya.
Ia juga berharap kepada pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku, sehingga dapat dihukum setimpal.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang , AKBP Jedi P mengatakan bahwa penanganan kasus ini menjadi prioritas utama.
“Kami telah melakukan klarifikasi terhadap korban, pelapor, dan saksi. Saat ini fokus kami adalah penguatan alat bukti serta memberikan perlindungan maksimal kepada korban,”kata Jedi.
Lanjutnya, hingga kini korban juga telah dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk menjalani visum et repertum sebagai bagian dari proses pembuktian hukum.
Sementara itu, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan memastikan bahwa tim di lapangan terus melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang identitasnya sedang didalami.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





