Banner Pemprov

Kapolda Sumsel Pastikan Korban Bentrokan Cipayung Plus dan Ormas HSB Dirawat, Kasus Diusut Tuntas

Kapolda Sumsel Pastikan Korban Bentrokan Cipayung Plus dan Ormas HSB Dirawat, Kasus Diusut Tuntas

Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana saat menjenguk korban, dan tegaskan kekerasan tak dibenarkan, korban nentrokan jadi prioritas--

 

PALEMBANG, SUMEKS.CO – Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P. memastikan seluruh korban bentrokan antara massa Cipayung Plus Kota dan organisasi masyarakat Harimau Sumatera Bersatu (Ormas HSB) di depan Mapolda Sumsel mendapat penanganan medis secara optimal.

Kapolda juga menegaskan bahwa rangkaian peristiwa yang terjadi pada Selasa (13/10/2026) tersebut akan diusut secara menyeluruh, termasuk dugaan tindak kekerasan yang mengakibatkan sejumlah orang terluka.

Polda Sumsel menyampaikan keprihatinan atas insiden bentrok massa Cipayung Plus Kota v HSB tersebut, terlebih terdapat dua wartawan yang menjadi korban saat menjalankan tugas peliputan.

Penanganan korban dan pengungkapan fakta menjadi perhatian kepolisian dalam menindaklanjuti kejadian itu.

Peristiwa bermula ketika massa gabungan delapan organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Kota hendak menyampaikan aspirasi terkait dugaan keterlibatan korporasi dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pada waktu bersamaan, HSB menggelar kegiatan pembagian masker di lokasi yang sama.

Persinggungan kedua kelompok kemudian memicu gesekan hingga situasi memanas sekitar pukul 16.30 WIB di dekat pintu masuk Mapolda Sumsel.

Personel kepolisian yang berjaga berupaya melerai dan memisahkan kedua kelompok untuk mencegah bentrokan meluas serta menjaga keamanan di sekitar lokasi.

BACA JUGA:Bentrokan di Depan Mapolda Sumsel Sebabkan 6 Orang Jadi Korban, Anggota DPRD Sumsel Minta Usut Tuntas

BACA JUGA:Ribuan Mahasiswa Unsri-UIN Demo Karhutla di Kantor Gubernur Sumsel, Herman Deru Teken Petisi 5x24 Jam

Akibat kejadian tersebut, enam orang dilaporkan mengalami luka. Mereka terdiri atas dua wartawan, tiga mahasiswa, dan satu anggota Polri.

“Sesuai arahan Bapak Kapolri, kami pastikan seluruh korban, baik dari kalangan wartawan, mahasiswa, maupun anggota Polri, mendapatkan perawatan dan pelayanan kesehatan terbaik. Kami juga akan mengusut tuntas peristiwa ini hingga seluruh fakta dan pihak yang bertanggung jawab dapat terungkap secara utuh,” tegas Rony.

Dalam perkembangan penanganan perkara, personel Satreskrim Polrestabes Palembang mengamankan seorang pria berinisial RK (20) di kawasan flyover depan Mapolda Sumsel.

Petugas turut mengamankan satu bilah pisau bergagang hijau dan satu senjata tajam panjang bergagang pipa yang diduga dibawa pria tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait