Hutan Sematang Borang Terbakar
Hutan di Kecamatan Sematang Borang, Palembang yang terbakar. Foto: SUMEKS.CO/Dendi Romi--
PALEMBANG, SUMEKS.CO - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumsel tak hanya terjadi di kabupaten yang luas wilayahnya masih banyak hutan belantara. Tetapi juga di Palembang yang masih ada hutannya. Salah satu hutan di Kota Palembang yang terbakar adalah kawasan hutan di Kecamatan Sematang Borang. Kebakaran hutan dan lahan di kecamatan ini terjadi sekitar dua pekan lalu.
Pantauan SUMEKS.CO, Ahad (11/10/2026), karhutla di Kecamatan Sematang Borang terjadi di Kelurahan Sukamulya yang daerahnya masih banyak hutan tempat tumbuhnya kayu gelam. Yakni di RT 9 dan 10 Kelurahan Sukamulya. Seluruh tanam tumbuh di hutan kelurahan ini habis dilahap si jago merah. Kawasan hutan yang terbakar tersebut sudah mendekati perumahan yang dibangun pengembang. Tepatnya Komplek Famili Ceria. Namun tidak diketahui, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi apakah disengaja atau karena cipratan bara api dari hutan lain. Karena banyaknya hutan yang terbakar, pemilik tanah di kawasan Sematang Borang pada berdatangan. Mereka mengunjungi tanah yang lahannya terbakar.
BACA JUGA:Peduli Karhutla, APJI Ogan Ilir Turun Tangan Berikan Nasi Kotak dan Bahan Makanan untuk Pejuang Api
BACA JUGA:Polres OKI dan Warga Berjibaku Cegah Karhutla Meluas di Perigi Kecamatan Kayuagung
Bagio, salah satu warga RT 10 Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Sematang Borang menuturkan bahwa kebakaran hutan dan lahan di dekat rumahnya terjadi sekitar dua minggu lalu. Api dating dari arah belakang atau RT sebelah dan menyambar seluruh tanaman di hutan RT 10. Karena besarnya api, setiap hari tiga unit mobil damkar Pemerintah Kota Palembang standby di dekat rumahnya. "Takut jugo pak," kata Bagio.
Dia bersyukur rumahnya tidak menjadi korban kebakaran hutan dan lahan yang terjadi dari arah belakang. Padahal, api dari arah belakang hutan cukup besar dan menyeberangi halaman rumahnya.
"Waktu itu ado mobil ambulans untuk mengevakuasi anak kami yang menderita autis," ujarnya.
Hutan yang terbakar saat ini, lanjut Bagio, merupakan sisa karhutla yang terjadi dua pekan lalu. "Ini tinggal sisanya (sisa hutan yang terbakar)," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




