UIN Suka Kalahkan UGM Dalam Daftar Peringkat THE WUR 2027
Kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. --
BACA JUGA:Alumni Unsri Jabat Kepala Badan Pemulihan Aset Kejagung, ini Rekam Jejaknya
BACA JUGA:UNSRI Serahkan Platform Smart Health Berbasis Cyber Physical System & IoT ke RSMH Palembang
Namun, jumlah sitasi tidak dibandingkan secara mentah. THE melakukan normalisasi data untuk memperhitungkan perbedaan pola sitasi antarbidang ilmu.
Penyesuaian ini penting karena karakteristik sitasi berbeda-beda di setiap disiplin. Dengan normalisasi tersebut, universitas yang aktif meneliti bidang dengan tingkat sitasi secara tradisional lebih tinggi tidak memperoleh keuntungan yang tidak proporsional.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UIN Suka Jogja, Dr Abdul Qoyum, SEI, M Sc Fin, telah menganalisis potensi UIN Suka memang bisa masuk pemeringkatan Times Higher Education (THE). Alasannya adalah karena banyak dosen dan periset dari UIN merupakan lulusan berkualitas dari kampus top luar negeri dan dalam negeri.
BACA JUGA:UNSRI dan RSMH Perkuat Kolaborasi Smart Hospital, Smart Health Siap Masuki Tahap Implementasi
BACA JUGA:Mahasiswa PBL FKM Unsri Laksanakan Program SEHATI di Kota Daro II Ogan Ilir
"UIN Suka memiliki dosen-dosen berkualitas, lulusan LN (luar negeri) dan DN (dalam negeri). Bahkan dari kampus top dunia. Bahkan banyak dari top 10 dunia. Ini yang orang tidak ketahui," katanya kepada detikEdu, Kamis (1/10/2026).
Selain itu, Dr Qoyum mengatakan kualitas mahasiswa UIN Suka semakin bagus. Terlebih, selection ratio tergolong tinggi. Selection ratio berkaitan dengan perbandingan lulusan yang dipekerjakan dengan jumlah total lulusan.
"Iklim keilmuwan dan penelitian juga sangat baik. Banyak sekali karya-karya intelektual kami yang menjadi rujukan nasional. Pemikir-pemikir besar dalam bidang art humanities juga banyak dari UIN Suka," imbuhnya.
Dr Qoyum menjelaskan tradisi penelitian di UIN Suka Jogja adalah tradisi kualitas. Ini artinya, UIN Suka tidak hanya mengandalkan jumlah, melainkan juga menjaga kualitas.
BACA JUGA:Tampil di Kongres Dunia THE GSDC 2026, Unsri Pamerkan 4 Inovasi Unggulan
BACA JUGA:Kenali Praktik Hukum Secara Langsung, Mahasiswa FH Unsri Kunjungi Kanwil Kemenkum Sumsel
"Kami tidak pernah melakukan engineering terbitan jumlah Scopus dengan skema prosiding. Dampaknya adalah banyak dosen kami yang terbit di jurnal top. Hitungan kami, hampir 80% artikel Scopus yang dihasilkan dosen UIN Suka juga dari Q1," paparnya. (dri)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
