BOGOR, SUMEKS.CO - Di tengah mencuatnya kasus penyadapan ilegal yang dilakukan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo cs terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto menerima kunjungan beberapa mantan Kapolri ke kediaman pribadi Prabowo Subianto di Hambalang, Kabupaten Bogor., Ahad (8/11/2026). Turut mendampingi Prabowo, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.
Kapolri Jenderal Suyudi terlihat mendampingi Presiden Prabowo saat menyambut para mantan Kapolri yang hadir.
"Kami bersama para Kapolri pada masanya," ujar Suyudi di lokasi.
Tampak hadir Jenderal (Purn) Sutanto, Jenderal (Purn) Badrodin Haiti hingga Jenderal (Purn) Surojo Bimantoro. Prabowo beberapa kali bertanya terkait kabar mereka.
BACA JUGA:Beredar Isu 2 Mantan Kapolri Ditangkap Kasus Penyadapan, ini Kata Kabareskrim
BACA JUGA:Bareskrim Telusuri Tindakan Makar Kasus Penyadapan Terhadap Presiden Prabowo Subianto
"Kumisnya masih," canda Prabowo.
"Cuma ubanan Pak," jawab Bimantoro.
Selain itu, hadir pula Mendagri Tito Karnavian di lokasi. Untuk diketahui Tito merupakan mantan Kapolri periode Juli 2016 hingga Oktober 2019.
Mantan Kapolri yang berada di pertemuan tersebut terlihat berbincang dengan Prabowo. Kendati demikian, belum ada keterangan resmi terkait pembahasan dalam pertemuan tersebut.
Kunjungan yang dilakukan beberapa mantan Kapolri ini terkait penyadapan ilegal yang dilakukan Jenderal Listyo Sigit Prabowo cs selama kurun waktu 2025 hingga 2026.
BACA JUGA:Sssttt... Kabareskrim Isyaratkan Telusuri Pemberi Perintah Penyadapan Ilegal
BACA JUGA:Kasus Penyadapan Terhadap Prabowo, Yusril Tegaskan Mantan Presiden Biisa Diperiksa
Dalam kasus tersebut, Bareskrim Polri telah menetapkan empat jenderal polisi aktif. Mereka adalah Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution, Irjen Eko Hadi Santoso, dan Irjen Pol Slamet Uliandi. (dri)