SUMEKS.CO - Mobil listrik bekas atau mobil listrik seken mulai menarik perhatian calon pembeli yang ingin beralih ke kendaraan elektrifikasi tanpa harus mengeluarkan dana sebesar membeli unit baru.
Pada akhir 2026, pasar mobil listrik bekas di Indonesia menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan, terutama bagi konsumen yang mencari kendaraan untuk mobilitas harian dengan biaya operasional yang berpotensi lebih rendah.
Harga mobil listrik bekas umumnya dipengaruhi oleh usia kendaraan, kondisi baterai, jarak tempuh, kelengkapan dokumen, riwayat servis, serta perkembangan harga mobil listrik baru.
Penurunan harga unit baru juga dapat memengaruhi nilai jual kembali kendaraan listrik generasi sebelumnya. Kondisi ini membuka peluang bagi pembeli untuk mendapatkan mobil listrik dengan fitur modern pada harga yang lebih terjangkau.
BACA JUGA:Mobil Listrik Zeekr 7X 2027 Makin Garang, Baterai 103 kWh, Tenaga 784 HP, Siap Tantang Tesla Model Y
BACA JUGA:Berikut Daftar Mobil Listrik Baru Di Pameran PEVS 2026, Target Transaksi Rp 500 Miliar
Namun, membeli mobil listrik seken tidak bisa disamakan dengan membeli mobil bensin bekas. Komponen baterai traksi, sistem pengisian daya, motor listrik, inverter, dan sistem manajemen baterai perlu diperiksa secara khusus.
Kondisi baterai menjadi salah satu faktor paling penting karena berpengaruh langsung terhadap jarak tempuh dan biaya perbaikan jika terjadi kerusakan.
Ada sejumlah model yang layak masuk daftar pertimbangan karena dikenal di pasar Indonesia, memiliki karakter penggunaan berbeda, serta menawarkan pilihan dari kelas kompak hingga SUV. Berikut enam mobil listrik bekas yang dapat dipertimbangkan pada akhir 2026, dengan catatan harga, ketersediaan unit, dan kondisi kendaraan perlu diperiksa kembali di pasar setempat.
1. Wuling Air EV, Pilihan untuk Mobilitas Perkotaan
Wuling Air EV
Pilihan ekonomis
Kisaran iklan bekas: Rp95 juta–Rp140 juta