Tanaman Bambu dan Jelutung Ditanam BPGMN di Bonn Chalenge Kayuagung

Jumat 30-10-2026,15:20 WIB
Reporter : Niskiah
Editor : Mahmud

Lahan gambut sangat rawan terbakar di musim kemarau. Oleh karena itu lahan gambut ditanami pohon Bambu dan juga Jelutung. Dimana tanaman bambu banyak yang belum mengetahui keunggulannya. 

"Tanaman pohon Bambu banyak menyerap air, untuk akarnya menyimpan kelembaban. Jadi ketika nanti daunnya kering namun batangnya tetap menyimpan air. Jadi bisa menekan kebakaran hutan," jelasnya. 

BACA JUGA:HBM Kerahkan Respons Terpadu Pengendalian kebakaran dan Perlindungan Ekosistem Gambut di Bayung Lencir

BACA JUGA:Usai Dilantik Presiden, BPGMN Fokus Tekan Karhutla dan Pulihkan Gambut, Ini Profil Prof Satyawan Pudyatmoko

Lanjut dia, untuk penanaman pohon Bambu ini pihaknya bekerjasama dengan industri mebel. Jadi hasil tanaman Bambu yang sudah besar bisa dipanen dan bakal dijadikan produk dan desain interior. 

Untuk diketahui, ditegaskan Agi, pohon Bambu yang ditanam ini lima kali lebih kuat dari tanaman pohon jati dan Bambu tahan air. 

"Dalam penanaman Bambu ini nanti akan melibatkan masyarakat Desa, bagaimana mereka menjadi pengelola dari beberapa lahan gambut," ujarnya. 

Desa dibina dan restorasi, sehingga mendapatkan ekonomi yang nyata dari restorasi lahan gambut. 

BACA JUGA:Gubernur Sumsel dan Wamen LH Turun ke Lokasi Lahan Gambut yang Terbakar, Pastikan Penanganan Karhutla

BACA JUGA:Drone X-Fire Dikerahkan Menyasar Karhutla di Lahan Gambut OKI

"Di Kabupaten OKI ditanami pohon Bambu dan Jelutung seluas 1 hektar dengan 300 bibit pohon untuk percontohan dan kedepan bakal ditanami dengan luasan 100 hektar se Sumsel," bebernya. 

Masih kata Agi, pihaknya berterima kasih atas gagasan dari Wakil Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional, Mayjend TNI Sriyanto MIR sehingga penanaman pohon Bambu dan Jelutung di lahan bisa terwujud. Guna pencegahan karhutla. 

 

 

 

 

Kategori :