SUMEKS.CO - Ketepeng Cina merupakan salah satu tanaman obat yang ampuh mengobati penyakit kulit seperti panu.
Panu terjadi karena infeksi jamur superfisial pada lapisan kulit paling luar namun tidak menular. Penyakit ini cukup mengganggu, karena kulit menjadi belang.
Nah, cara menghilang penyakit panu salah satunya menggunakan Ketepeng Cina, tanaman yang berasal dari Papua.
Tanaman ketepeng cina atau dalam penamaan lokal Papua disebut daun kaskado, juga bisa ditemukan di berbagai daerah diantaranya Jawa (ketepeng kebo), Sunda (ketepeng badak) dan Sumatera (gelenggang).
BACA JUGA:5 Manfaat Temulawak bagi Kesehatan, Tanaman Herbal yang Banyak Digunakan Masyarakat
BACA JUGA:Rahasia Alami, Ini 8 Khasiat Lidah Buaya untuk Tubuh dan Kulit
Penamaan dalam bahasa Inggris tanaman ini disebut seven golden candlestick, sedangkan dalam bahasa Filipina disebut akapulko.
Ketepeng cina menyebar luas di wilayah dataran rendah Papua. Oleh masyarakat Papua tanaman ini digunakan untuk mengobati penyakit kulit, terutama yang disebabkan oleh kutu Sarcoptes scabiei atau penyakit kulit karena jamur Tinea imbricate.
Di daerah lain ketepeng cina juga dimanfaatkan secara tradisional untuk mengatasi penyakit kulit, seperti panu.
Tanaman ini mengandung aktivitas farmakologi yang baik untuk menyembuhkan penyakit kulit dan penyakit lainnya seperti kurap, kudis, panu, eksem, malaria, sembelit, radang kulit bertukak, sifilis, herpes, influenza dan bronkitis.
BACA JUGA:Begini Cara Membuat Masker Wajah dari Lidah Buaya, Ampuh Hempas Jerawat Bandel!
BACA JUGA:Cara Menghilangkan Flek Hitam di Wajah Secara Alami Menggunakan Lidah Buaya dan Madu
Tanaman ini tumbuh liar pada ekosistem hutan hujan tropis dan habitat yang lembap, di pinggiran rawa-rawa dan di tepi jalan, kadang-kadang ditanam di pinggiran kebun.
Secara morfologi ketepeng cina merupakan tanaman semak kecil dengan tinggi sekitar 2-5 m dan memiliki percabangan horisontal.
Daunnya termasuk daun majemuk menyirip, anak daunnya berseling, berpasangan 8-12 pasang, anak daun memanjang oval. Bagian ranting dan tangkai daunnya berwarna merah kecoklatan.