SUMEKS.CO – Pertempuran Lima Hari Lima Malam menjadi salah satu bagian penting dalam sejarah perjuangan rakyat Palembang mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari Belanda pada Januari 1947.
Rakyat Palembang pernah menghadapi pertempuran sengit melawan Belanda selama lima hari pada awal Januari 1947.
Pertempuran Lima Hari Lima Malam sendiri merupakan peristiwa bersejarah dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia di Palembang, Sumatera Selatan.
Pertempuran Lima Hari Lima Malam di Palembang ini berlangsung pada 1–5 Januari 1947 antara pasukan Indonesia dan tentara Belanda.
BACA JUGA:Sejarah Memalukan, MU Digilas Como 1907 1-4 di Liga Champions
1. Berawal dari Ketegangan dengan Belanda
Pada 1 Januari 1947, bentrokan bersenjata pecah setelah pasukan Belanda melintasi garis demarkasi. Situasi tersebut memicu pertempuran di sejumlah kawasan Palembang.
Pertempuran Lima Hari Lima Malam menjadi salah satu bagian penting dalam sejarah perjuangan rakyat Palembang mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari Belanda pada Januari 1947.--
2. Terjadi di Sejumlah Kawasan
Pertempuran meluas ke kawasan Masjid Agung, Talang Semut, Tengkuruk, dan Benteng Kuto Besak. Pasukan Tentara Republik Indonesia (TRI), laskar, serta masyarakat berupaya mempertahankan wilayah dari serangan Belanda.
BACA JUGA:Mandiri Ampera Tourism Run 2026 Tarik 3.500 Pelari, Kuatkan Sport Tourism Palembang
BACA JUGA:Fakta Unik Jembatan Ampera, Ikon Palembang yang Pernah Bisa Terangkat dan Sempat Bernama Soekarno
3. Berlangsung Selama Lima Hari
Meski menghadapi keterbatasan amunisi, pasukan Indonesia terus melakukan perlawanan untuk mempertahankan kemerdekaan di Palembang.