Treatment Planning System digunakan untuk merencanakan radioterapi. Sistem ini membantu dokter dan tim fisika medis menentukan dosis serta arah radiasi yang akan diberikan.
BACA JUGA:Bupati OKI Pastikan Warga Terdampak Karhutla Dapat Layanan Kesehatan Gratis
BACA JUGA:Apel Pagi Kemenkum Sumsel : Jaga Kesehatan dan Produktivitas Pegawai di tengah Kabut Asap
Perencanaan ini penting agar radiasi dapat diarahkan ke area kanker secara tepat dan jaringan sehat di sekitarnya tetap terlindungi sebisa mungkin.
5. LINAC Versa HD™ untuk Radioterapi
LINAC Versa HD™ merupakan alat radioterapi yang digunakan untuk memberikan sinar radiasi berenergi tinggi ke area kanker.
Teknologi ini mendukung berbagai teknik radioterapi presisi, seperti 3D Conformal Radiotherapy, IMRT (Intensity Modulated Radiation Therapy), VMAT (Volumetric Modulated Arc
Therapy), SRS (Stereotactic Radiosurgery), SRT (Stereotactic Radiation Therapy), SBRT (Stereotactic Body Radiation Therapy), dan TBI (Total Body Irradiation).
6. Active Breathing Coordinator dan 4D Imaging
Pada beberapa jenis kanker, posisi tumor dapat bergerak mengikuti napas, seperti pada kanker paru, kanker payudara, kanker liver, atau kanker di area saluran cerna.
BACA JUGA:Kesehatan Menurun Ditinggal Istri, Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS
BACA JUGA:Sinergi Edukasi dan Ruang Hijau, BPJS Kesehatan Resmikan Taman Gotong Royong di Unsri
Untuk membantu mengatasi hal ini, Tzu Chi Hospital didukung Active Breathing Coordinator dan 4D Imaging.
7. SRS dan SBRT
Stereotactic Radiosurgery atau SRS dan Stereotactic Body Radiation Therapy atau SBRT merupakan teknik radioterapi presisi tinggi.
SRS biasanya digunakan untuk target kecil di otak, sedangkan SBRT dapat digunakan untuk tumor di area tubuh tertentu sesuai indikasi medis.