2 Kota di Arab Saudi ini Haram Dimasuki Dajjal

Jumat 16-10-2026,07:39 WIB
Reporter : Dendi Romi
Editor : Dendi Romi

عَلَى أَنْقَابِ الْمَدِينَةِ مَلَائِكَةٌ لَا يَدْخُلُهَا الطَّاعُونُ وَلَا الدَّجَّالُ.

BACA JUGA:Sholat Istisqa dan Maulid Nabi Muhammad SAW Digelar Polres OKI di Tengah Cuaca Kering

BACA JUGA:Ratusan Jamaah Padati Maulid Nabi di Masjid Al-Huda Palembang, KH Umar Said Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

Artinya: "Di mulut-mulut jalan kota Madinah ada malaikat-malaikat, (sehingga) kota ini takkan dimasuki wabah penyakit maupun Dajjal." (HR. Bukhari dan Muslim)

Pernyataan senada juga ditegaskan dalam hadits shahih lainnya:

أَنَّهُ لَا يَدْخُلُ مَكَّةَ وَلَا الْمَدِينَةَ تَمْنَعُهُ الْمَلَائِكَةُ.

Artinya: "Bahwa Dajjal itu tidak dapat memasuki Makkah dan Madinah, karena dihalangi para malaikat."

Dajjal Hanya Mampu Berada di Dekat Kota Madinah

Karena Dajjal tidak dapat memasuki wilayah Kota Makkah dan Madinah, kedatangannya hanya mampu sampai di wilayah yang tidak subur sekitar Kota Madinah.

BACA JUGA:Makan Bersama Bawa Rantang di Masjid Peringatan Maulid Nabi di Desa Talang Pangeran OKI

BACA JUGA:Maulid Nabi Muhammad SAW, Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Islam Jadikan Akhlak Sebagai Fondasi Peradaban

Saat Dajjal berada di area luar Kota Madinah, akan terjadi guncangan sebanyak tiga kali di Kota Madinah. Guncangan dalam hal ini ditafsirkan dalam dua pendapat, yakni berupa gempa bumi secara fisik atau kegemparan di tengah masyarakat.

Guncangan tersebut menjadi penyaring bagi penduduk Kota Madinah. Orang-orang yang memiliki sifat munafik, baik laki-laki maupun perempuan, akan keluar dari Kota Madinah.

Dengan menghilangnya orang-orang munafik, Kota Madinah menjadi bersih dari segala bentuk kotoran dan berubah menjadi kota yang harum semerbak serta penuh kemuliaan.

Wallahu a'lam.

 

Kategori :