2 Wartawan Terluka, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Minta Diusut Tuntas

Rabu 14-10-2026,14:35 WIB
Reporter : Reigan Riangga
Editor : Julheri

PALEMBANG, SUMEKS.CO - Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Sumatera Selatan kecam aksi kekerasan yang ditujukan pada para wartawan saat peliputan aksi unjuk rasa di depan Mapolda Sumsel, Selasa 13 Oktober 2026.

Ketua IJTI Sumsel, M David menyampaikan rasa prihatinnya yang mendalam dan mengutuk segala bentuk tindakan kekerasan terhadap jurnalis saat menjalankan tugas peliputan di lapangan.

"Secara prinsip kita ikut prihatin karena ada jurnalis yang menjadi korban, kami mengecam aksi kekerasan terhadap jurnalis di lapangan, karena kerja-kerja jurnalistik dilindungi oleh undang-undang," tegas David saat dikonfirmasi, Rabu 14 Oktober 2026.

BACA JUGA:Belum Dua Tahun Menjabat, Mantan KUPP Sungai Lumpur Didakwa Raup Fee Rp4 Miliar, Jaksa Beberkan Modusnya

BACA JUGA:Baru Satu Orang Diamankan Kasus Pemukulan Jurnalis di Palembang, Kapolda Janji Usut Tuntas

Kendati demikian, pihak IJTI Sumsel saat ini masih berkoordinasi dan mengumpulkan informasi secara utuh guna memastikan kronologi kejadian yang sebenarnya secara objektif. 

David menegaskan, pihaknya perlu mendalami insiden tersebut untuk mengetahui secara pasti duduk perkaranya, hingga sejumlah jurnalis bisa sampai terseret dalam amuk massa di lokasi aksi.

"Kami juga berharap kepada Bapak Kapolda agar memberikan atensi terhadap perkara yang menimpa rekan kami sesama jurnalis," pintanya.

IJTI Sumsel mengimbau kepada seluruh jurnalis di lapangan agar tetap mengutamakan aspek keselamatan. Selain itu, mematuhi standar operasional prosedur (SOP) keselamatan kerja, serta selalu mengenakan atribut identitas pers yang jelas selama melakukan peliputan, apalagi di tengah situasi aksi massa yang ricuh.

BACA JUGA:Ini Kondisi Kesehatan 2 WNI Akibat Serangan Rudal Houthi di Bandara Riyadh

BACA JUGA:Kapolda Sumsel Pastikan Korban Bentrokan Cipayung Plus dan Ormas HSB Dirawat, Kasus Diusut Tuntas

"Meski seorang pelaku diduga provokator telah diamankan. Kami harap perkara ini tidak hanya sampai disini. Kami harap diusut tuntas," tandasnya.

 

Kategori :