Ia nyaris gugur di medan operasi karena serangan mendadak KKB. "Bahwa saya seorang jenderal pun risikonya sama dengan prada," ucap Iwan Setiawan.
BACA JUGA:Pencarian Terhadap 5 Jurnalis di Kawasan Anak Krakatau, TNI AL Kerahkan 3 Kapal Perang
BACA JUGA:Ini Kronologi Kontak Tembak Tim Gabungan TNI-Polri dengan KKB yang Menewaskan 4 Anggota Kriminal
Setelah jabatan ini, dia ditunjuk menjadi Danjen Kopassus (2022-2023) dan Pangdam XII/Tanjungpura (2023-2024). Sejak Januari 2025, Iwan memimpin Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) sebelum akhirnya menjabat Pangkostrad. (dri)