DUBAI, SUMEKS.CO - Ada-ada saja kejadian yang terjadi di maskapai FlyDubai. Penumpang penerbangan FlyDubai harus melakukan pendaratan darurat di Arab Saudi. Penyebabnya, dua pilot berkelahi di kokpit!
FlyDubai dengan kode penerbangan FZ1073 awalnya bertolak dari Uni Emirat Arab menuju Israel berjalan lancar pada Rabu (30/9/2026). Namun, dua setengah jam kemudian, FlyDubai mengirimkan sinyal darurat umum diikuti oleh kemungkinan sinyal gangguan ilegal, menurut portal pelacakan penerbangan Flightradar24.
Flightradar24 menunjukkan Boeing 737 tiba-tiba turun dari ketinggian 33.000 kaki ke 17.000 kaki dalam waktu 30 detik, sebelum berputar-putar tak menentu di dekat perbatasan Yordania dan akhirnya mendarat di Tabuk sekitar satu jam kemudian.
BACA JUGA:AS Batasi Penerbangan Maskapai Iran, Irak Lobi Washington
Pendakian dan penurunan pesawat, serta kecepatan tinggi yang dilaporkan, konsisten dengan perebutan kendali.
Seorang pejabat regional mengatakan bahwa sebuah perkelahian terjadi di kokpit dan tampaknya melibatkan pilot. Pesawat yang membawa 170 penumpang itu akhirnya mendarat dengan selamat di Tabuk, Arab Saudi, sebuah pangkalan sipil dan militer di kerajaan tersebut.
Seorang penumpang menceritakan apa yang terjadi dalam penerbangan itu kepada media Channel 12 Israel. Saat itu mereka mendengar teriakan dari penumpang di bagian depan pesawat, ada pertengkaran antara pilot. Seketika, pesawat menukik tajam sebelum mendarat.
Penumpang lain mengatakan bahwa pintu kokpit dibuka, percikan darah menempel di sana. Penumpang berusaha untuk menghentikan perkelahian itu. Menurut penumpang, salah satu pilot terluka akibat pisau lipat.
Pesawat yang menukik membuat penumpang berteriak ketakutan. Untungnaya, mereka mendarat dengan selamat.
Para pejabat Israel mengkonfirmasi bahwa Israel telah mengerahkan pesawat tempur, karena khawatir akan pembajakan pesawat yang membawa puluhan warganya.
FlyDubai kemudian mengkonfirmasi bahwa penerbangan FZ1073 dalam perjalanan ke Ben Gurion mengalami insiden dan mendarat dengan selamat di Tabuk pada hari Rabu, dengan semua penumpang selamat dan terdata.
"Tim kami bekerja sama erat dengan pihak berwenang terkait. Informasi lebih lanjut akan dikeluarkan setelah detail tambahan yang dikonfirmasi tersedia," kata maskapai tersebut.