• Mengikuti kegiatan masyarakat seperti gotong royong.
• Tidak mudah terprovokasi oleh perbedaan pendapat.
• Menjaga kerukunan di lingkungan tempat tinggal.
Implementasi di tempat kerja:
• Menjalin kerja sama yang baik dengan dokter, perawat, bidan, tenaga kesehatan lainnya, kader, serta seluruh petugas Puskesmas.
• Menghargai perbedaan pendapat antarpegawai.
• Mengutamakan kepentingan pasien dan pelayanan kesehatan daripada kepentingan pribadi.
• Berpartisipasi dalam kegiatan program kesehatan secara bersama-sama.
• Membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dalam pelaksanaan Program Lansia.
Contoh nyata:
Sebagai PJ Program Lansia, saya berkoordinasi dengan petugas kesehatan lainnya dan kader dalam pelaksanaan kegiatan pelayanan lansia di posyandu. Kerja sama tersebut dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik dan tujuan program kesehatan dapat tercapai.
4. Sila Keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Sila keempat mengajarkan pentingnya musyawarah, menghargai pendapat orang lain, serta mengambil keputusan dengan mengutamakan kepentingan bersama.
Implementasi dalam keluarga:
• Membicarakan masalah keluarga bersama suami.
• Mendengarkan pendapat anak sesuai dengan usia dan kemampuan mereka.