OKI Petakan Titik Karhutla Berulang, Respons di Zona Rawan Diperkuat

Senin 21-09-2026,20:49 WIB
Reporter : Niskiah
Editor : Mahmud

Pemkab OKI akan mempercepat pemenuhan sarana-prasarana yang diusulkan BPBD, TNI dan Polri, termasuk kebutuhan personel tambahan dan relawan. Patroli terpadu juga akan dipetakan berdasarkan zona rawan.

Muchendi meminta kebakaran berulang, khususnya di kawasan konsesi, menjadi perhatian khusus. Perusahaan dan pengelola lahan diminta memperkuat pencegahan dan penanganan di wilayah tanggung jawabnya.

BACA JUGA:Ratusan Titik Api Terdeteksi di Cengal, Polres OKI Intensifkan Mitigasi Karhutla

BACA JUGA:Wakapolda Sumsel Tegaskan Penegakan Hukum Karhutla Harus Tegas dan Terukur, 17 Polres Dievaluasi

“Kalau terjadi kebakaran berulang di satu lokasi, kita harus tahu penyebabnya dan siapa yang bertanggung jawab. Perusahaan yang memiliki atau mengelola lahan harus terlibat maksimal,” ujarnya.

Pemerintah juga akan memetakan kebutuhan sumur bor, embung dan sekat kanal untuk memperkuat pencegahan sekaligus memastikan ketersediaan sumber air di lokasi rawan. Penyesuaian anggaran akan dilakukan jika diperlukan untuk memenuhi kebutuhan mendesak sesuai ketentuan.

Selain penanganan api, dampak karhutla terhadap masyarakat akan dipantau melalui 33 puskesmas, termasuk tren ISPA dan kondisi kelompok rentan. Data tersebut menjadi dasar penyediaan dukungan seperti masker, vitamin dan pelayanan kesehatan.

Evaluasi ini selanjutnya menjadi dasar penataan strategi penanganan karhutla OKI, dari pembagian zona prioritas dan patroli terpadu hingga penguatan sarana, keterlibatan pengelola lahan dan perlindungan masyarakat.

BACA JUGA:Palembang Kian Pengap, Dampak Asap Karhutla Kiriman OKI, OI, Banyuasin, PALI, dan Muara Enim

BACA JUGA:Dapat Banpres Rp 20 Miliar, Bupati Muchendi Perkuat Penanganan Karhutla

“Jangan sampai kita hanya bicara api, tetapi lupa dampaknya kepada masyarakat,” kata Muchendi.

 

Kategori :