Setelah perendaman, buang airnya dan tiriskan kacang hijau hingga kulitnya mulai terlihat pecah atau mengembang.
BACA JUGA:Cara Menanam Jeruk Nipis dan Lemon di Pot, 6 Bulan Sudah Berbuah Lebat
BACA JUGA:Cara Menanam Sayur Sawi Putih di Polybag, Cocok untuk Pemula yang Ingin Mulai Berkebun
Proses penirisan ini penting agar kacang tidak terlalu basah, yang dapat menyebabkan pembusukan. Kondisi kacang yang ideal adalah lembab namun tidak tergenang air.
- Penataan dan Perawatan Harian
Siapkan wadah berlubang lapisi dasarnya menggunakan kain basah atau tisu lembab yang sudah diperas.
Sebarkan kacang hijau secara merata di atas lapisan kain, hindari penumpukan yang terlalu tebal untuk memastikan sirkulasi udara optimal. Tutup kembali dengan kain atau tisu basah untuk menjaga kelembaban.
BACA JUGA:Berkebun di Balkon Rumah untuk Lahan Sempit Bisa Tanaman Apa!
BACA JUGA:INI 5 Tanaman Herbal yang Wajib Ada di Rumah: Pilihan Tepat untuk Menjaga Kesehatan Keluarga
Letakkan wadah di tempat yang gelap dan sejuk, jauh dari paparan sinar matahari langsung.
Siram kacang hijau dengan air bersih secara rutin, minimal dua hingga tiga kali sehari, misalnya pada pagi, siang, dan malam hari.
Pastikan air dapat mengalir sempurna dan tidak menggenang untuk mencegah pembusukan akar.
- Monitoring dan Kontrol Kondisi Pertumbuhan
BACA JUGA:5 Tips Sukses Tabulampot: Tanaman Tumbuh Subur dan Buah Lebat di Lahan Sempit
BACA JUGA:Mengenal Tanaman Rempah yang Bisa Dibudidayakan di Rumah
Periksa kondisi kacang hijau secara rutin untuk memastikan tingkat kelembaban yang tepat. Kain penutup harus selalu dalam keadaan lembab namun tidak terlalu basah.