Fitur ini berpotensi memberikan fleksibilitas lebih bagi smartphone yang menggunakan sensor tersebut, terutama untuk kebutuhan fotografi jarak menengah.
BACA JUGA:Samsung Galaxay S26 FE Bocor, Performa Meningkat Meski Memori Tetap Sama dengan Galaxy S25 FE
BACA JUGA:Samsung Galaxy S25 Ultra & Xiaomi 15 Ultra: HP Andalan dengan Kamera Jernih, Cocok untuk Fotografi
Dibekali Teknologi Light-Guiding
Samsung turut mengembangkan sistem lensa dan light-guiding pada ISOCELL HPC.
Teknologi ini dirancang untuk mengarahkan lebih banyak cahaya menuju setiap piksel. Tujuannya adalah meningkatkan kemampuan sensor dalam menangkap cahaya sekaligus membantu menjaga kualitas gambar.
Kemampuan tersebut menjadi penting bagi sensor beresolusi tinggi karena jumlah megapiksel yang besar tidak hanya membutuhkan detail tinggi, tetapi juga pengelolaan cahaya yang baik.
BACA JUGA:BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II Segera Cair, Kemenag RI Siapkan Anggaran Rp 4,1 Triliun
BACA JUGA:Diterjang Angin Kencang, Tenda Hajatan di Ogan Ilir Porak Poranda, Tamu Undangan Kocar Kacir
Bisa Rekam Video 4K 180fps
Tidak hanya mengandalkan kemampuan fotografi, ISOCELL HPC juga dirancang untuk kebutuhan videografi.
Sensor 200 MP ini mampu merekam video hingga resolusi 4K dengan frame rate 180fps. Kemampuan tersebut memungkinkan perangkat menghasilkan video slow-motion dengan gerakan yang lebih halus.
Smartphone Pertama Belum Diungkap
Samsung hingga kini belum mengungkap smartphone pertama yang akan menggunakan sensor ISOCELL HPC.
BACA JUGA:Diterjang Angin Kencang, Tenda Hajatan di Ogan Ilir Porak Poranda, Tamu Undangan Kocar Kacir