SUMEKS.CO - Chipset google tensor bukan soal bermain game, dan bukan pula mengejar skor antutu tinggi seperti snapdragon & mediatek.
“Jadi, kalau ngomongin chipset Google Tensor, ini merupakan salah satu chipset yang berbeda dari yang lainnya, kalau menurut saya,” ujar Kisen Kumar seorang konten gadget di akunnya kk24gadget.
Tapi coba kita bahas lebih dalam lagi mengenai ini. Jadi kalau Snapdragon ataupun MediaTek, itu lebih fokus mengejar performa setinggi mungkin, Google Tensor tuh justru dirancang untuk mengoptimalkan kecerdasan artificial intelligence (AI).
Chipset Google Tensor merupakan salah satu chipset yang berbeda dari yang lainnya, Snapdragon ataupun MediaTek. foto: Kisen Kumar/@kk24gadget.--
BACA JUGA:Google Pixel 10a Ditenagai Chipset Google Tensor G4 Dibalut Fitur Titan M2 Decurity Coprocessor
BACA JUGA:Desain Mirip Google Pixel Vivo X300 FE Batal Masuk Indonesia, Apa Bedanya Sama X300 Series?
“Makanya keunggulan Tensor ini bukan hanya soal bermain game, bukan hanya mengejar skor AnTuTu yang tinggi, tapi bagaimana AI bekerja di balik layar”, ungkapnya.
Mulai dari mengedit foto secara otomatis, menerjemahkan bahasa secara real-time, menghilangkan suara bising saat menelpon, Hingga membantu kamera menghasilkan foto yang lebih natural.
“Jadi kalau kamu pengguna Google Pixel, kamu pasti tahu hasil fotonya tuh gimana”, kata Kisen.
BACA JUGA:Google Resmi Perkenalkan Googlebook, Laptop Android Bertenaga AI Gemini yang Siap Guncang Pasar
Karena Google mengembangkan Android dan Tensor secara bersamaan, integrasi antara hardware dan software-nya itu terasa lebih menyatu.
“Itulah alasannya mengapa Google Pixel sering memberikan pengalaman penggunaan yang berbeda ya dibandingkan smartphone Android lain”, jelasnya.
Menurut Kisen Kumar, Tensor ini bukan chipset yang dibuat untuk menjadi juara di benchmark.