Penggunaan pupuk ini dapat meningkatkan aktivitas mikroba tanah yang berperan dalam menyediakan nutrisi bagi tanaman.
Selain itu, kandungan bahan organiknya membantu menjaga kelembapan tanah, sehingga kondisi tanah stabil dan kaya nutrisi.
3. Siram dengan Air Cucian Beras
Air cucian beras yang biasanya dibuang begitu saja mengandung vitamin B, mineral serta mikroorganisme baik yang dapat merangsang pertumbuhan tanaman.
BACA JUGA:Cara Menanam Jeruk Nipis dan Lemon di Pot, 6 Bulan Sudah Berbuah Lebat
BACA JUGA:Yuk Berkebun! Begini Cara Menanam Cabe Rawit Hidroponik Menggunakan Sistem Wick
Namun sebelum digunakan air cucian berat difermentasi terlebih dahulu selama 2 - 3 hari hingga mucul aroma asam ringan.
Setelah itu, air bisa diencerkan dan disiramkan ke tanah di sekitar pohon alpukat. Lakukan secara rutin agar pohon alpukat cepat berbuah lebat dan dagingnya tebal.
4. Gunakan Mulsa Organik
Mulsa organik seperti daun kering, jerami atau rumput potong sangat berguna untuk menjaga kondisi tanah sekitar pohon alpukat tetap ideal.
BACA JUGA:Berkebun di Balkon Rumah untuk Lahan Sempit Bisa Tanaman Apa!
BACA JUGA:Musim Kemarau Tanaman Jagung di OKI Terancam Panen tidak Maksimal
Tutup permukaan tanah menggunakan mulsa, sehingga kelembapan tanah akan terjaga dan pengupan air bisa diminimalkan.
Selain itu mulsa juga akan terurai secara alami dan menjadi sumber nutrisi tambahan bagi tanaman.
Lapisan mulsa membantu menjaga suhu tanah tetap stabil, sehingga akar tidak mudah stres akibat perubahan cuaca.
5. Lakukan Pemangkasan
BACA JUGA:8 Tanaman Sayuran yang Cocok Ditanam Secara Hidroponik, Perawatan Gampang dan Cepat Panen
BACA JUGA:Tips Menyiram Tanaman yang Tepat Agar Tumbuh Subur, Hindari Kesalahan Berikut Ini
Lakukan pemangkasan cabang yang tidak produktif, terlalu rimbun atau terserang penyakit, sehingga energi tanaman bisa difokuskan untuk pertumbuhan tunas baru yang lebih potensial menghasilkan bunga.