Kalah Voting, FIFA Batalkan Jual Saham Piala Dunia

Minggu 02-08-2026,07:06 WIB
Reporter : Dendi Romi
Editor : Dendi Romi

SUMEKS.CO - Presiden FIFA Gianni Infantino akhirnya mengalah dan membatalkan menjual saham Piala Dunia. Presiden FIFA Gianni Infantino kini mau setop ribut-ribut.

Ya, organisasi sepakbola dunia itu menghentikan wacana pendirian FIFA Forward Enterprise (FFE), sebuah anak usaha yang nanti mengatur hak siar, penjualan tiket, sampai penjualan saham Piala Dunia kepada investor swasta. Itu karena kecaman dari setiap federasi di dunia!

UEFA, AFC, sampai CONMEBOL menantang keras-keras. Mereka menilai sepakbola harus menjunjung tinggi sportivitas dan jauh-jauh dari kepentingan segelintir orang.

Meski FIFA sempat berdalih kalau keuntungan dari FFE akan kembali ke setiap negara anggota, hal itu dirasa bukan alasan yang logis. Apalagi, keuntungan dari pagelaran Piala Dunia sudah cukup tinggi angkanya dan FIFA sejatinya organisasi nirlaba.

BACA JUGA:Wacana Jual Saham Piala Dunia, ini Klarifikasi FIFA

BACA JUGA:Sssttt... FIFA Mulai Proses Pelanggaran Argentina di Piala Dunia 2026

Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan kalau pendirian FFE sudah dihentikan. Voting sudah dilakukan ke 211 anggota dan lebih dari setengahnya tidak seuju. Infantino menghormati keputusan yang sudah diambil oleh tiap negara anggota.

"Setelah mendengarkan dengan saksama semua pandangan, menjadi jelas bahwa proyek ini telah menimbulkan perpecahan, yang tidak lagi sejalan dengan tujuan yang ditetapkan sejak awal," jelas Infantino dalam keterangan resminya.

"Tujuan kami selalu-dan akan selalu-adalah untuk mempersatukan dan meningkatkan. Oleh karena itu, usulan ini tidak akan dilanjutkan," tegasnya.

Ifantino mau setiap federasi bersatu dan terus mengembangkan serta memajukan sepakbola.

BACA JUGA:FIFA Mau Jual Saham Piala Dunia, UEFA Berang

BACA JUGA:Heboh! Federasi Norwegia Siap Laporkan Dugaan Campur Tangan Donald Trump ke FIFA, Kasus Balogun Memanas

"Ke depan, niat saya adalah untuk kembali mempertemukan semua pihak yang berkepentingan dalam beberapa hari dan minggu mendatang, dengan semangat kepentingan bersama dalam olahraga kami, serta dengan tujuan untuk terus mengembangkan sepakbola di mana-mana, terutama di negara-negara yang paling membutuhkan dukungan kami," paparnya. (dri)

 

Kategori :