Luar Biasa... Mahasiswa UGM ini Tempuh Studi S2 Hanya Dalam Waktu 13 Bulan, ini Rahasianya

Kamis 30-07-2026,07:09 WIB
Reporter : Dendi Romi
Editor : Dendi Romi

BACA JUGA:Transisi KUHP dan KUHAP Baru, Kakanwil Kemenkum Babel Ikuti Lokakarya Nasional di UGM

BACA JUGA:Alumni Unsri Jabat Kepala Badan Pemulihan Aset Kejagung, ini Rekam Jejaknya

"Perbedaan perspektif tersebut membuat saya belajar melihat suatu permasalahan secara lebih luas dan tidak hanya dari sudut pandang pekerjaan saya sendiri," ungkapnya.

Tesis tentang Kepemimpinan

Pada akhirnya, Martin berhasil mempertahankan tesisnya yang berjudul "Pengaruh Kepemimpinan Etis terhadap Perilaku Kerja Inovatif dengan Keterikatan Kerja sebagai Pemediasi". Ia meneliti sesuai dengan latar belakang pekerjaannya di bidang organisasi.

Menurutnya, pengelolaan organisasi yang berkelanjutan berkaitan erat dengan SDM yang mumpuni. Pola hubungan ini dipengaruhi oleh kepemimpinan yang bisa mendukung dan memaksimalkan SDM yang ada serta iklim inovatif organisasi.

BACA JUGA:UNSRI Serahkan Platform Smart Health Berbasis Cyber Physical System & IoT ke RSMH Palembang

BACA JUGA:Kenali Praktik Hukum Secara Langsung, Mahasiswa FH Unsri Kunjungi Kanwil Kemenkum Sumsel

"Ketika pemimpin mampu menunjukkan integritas, keadilan, dan kepedulian terhadap pegawai, maka pegawai akan lebih terlibat dalam pekerjaannya dan terdorong untuk menghasilkan ide-ide inovatif," ujarnya.

"Ketika pemimpin mampu menunjukkan integritas, keadilan, dan kepedulian terhadap pegawai, maka pegawai akan lebih terlibat dalam pekerjaannya dan terdorong untuk menghasilkan ide-ide inovatif," ujarnya.

Setelah lulus dari UGM, Martin ingin ilmu yang didapat bisa diimplementasikan untuk mendukung kemajuan organisasi dan pengembangan SDM, yang juga bisa berdampak pada kepuasan masyarakat.

"Saya juga berharap hasil penelitian yang saya lakukan tidak berhenti sebagai karya akademik, tetapi dapat menjadi salah satu referensi dalam merancang kebijakan maupun program pengembangan kepemimpinan dan peningkatan keterikatan pegawai di sektor publik," harapnya. (dri)

 

Kategori :