Panas... Rumania Usir Diplomat Rusia, ini Penyebabnya

Selasa 28-07-2026,05:52 WIB
Reporter : Dendi Romi
Editor : Dendi Romi

SUMEKS.CO - Ukraina mengambil sikap atas pelanggaran wilayah udara yang dilakukan Rusia. Rumania memerintahkan pengusiran terhadap seorang diplomat kedutaan Rusia dari negara anggota NATO yang berbatasan dengan Ukraina sebagai tanggapan tegas terhadap drone yang berulang kali melanggar wilayah udara negara tersebut. Tindakan Rumania itu membuat Rusia mengecam dan memperingatkan bahwa hal itu tidak akan dibiarkan begitu saja.

Dilansir AFP, Selasa (28/7/2026), Rumania menembak jatuh tiga drone dalam tiga hari berturut-turut pada akhir pekan lalu, dengan laporan pelanggaran wilayah udara baru oleh kementerian pertahanan negara itu saat perang di Ukraina terus berkecamuk.

Rumania kemudian memanggil Duta Besar Rusia Vladimir Lipayev. Dalam pertemuan tersebut, Rumania memberitahukan Lipayev "tentang keputusan untuk menyatakan seorang anggota misi Federasi Rusia di Bucharest sebagai orang yang tidak diinginkan, dengan persyaratan bahwa ia meninggalkan wilayah Rumania dalam waktu lima hari," kata kementerian luar negeri dalam sebuah pernyataan.

BACA JUGA:Urus Apostille untuk Kuliah ke Rumania, Layanan Kemenkum Sumsel Tuntas 30 Menit

BACA JUGA:Rusia Berikan Beasiswa untuk WNI, Tersedia Jenjang S1 Hingga Doktoral

Lipayev juga diperlihatkan pecahan drone pertama yang ditembak jatuh pada Jumat (24/7/2026), oleh jet tempur F-16. Investigasi mengidentifikasi drone tersebut sebagai 'model Shahed' Rusia, menurut otoritas Rumania.

Investigasi terhadap dua drone lain yang ditembak jatuh pada Sabtu (25/7/2026) dan Ahad (26/7/2026) masih berlangsung. Salah satunya juga tampaknya "berasal dari Rusia," kata seorang juru bicara militer senior NATO.

Kementerian Luar Negeri Rusia, dalam sebuah pernyataan, mengatakan bahwa mereka "secara kategoris menolak tuduhan tak berdasar ini," menyebut langkah Rumania sebagai "propaganda baru yang direkayasa".

"Tidak ada bukti asal Rusia dari drone-drone ini yang telah disajikan," kata pernyataan itu, menambahkan kritik terhadap dukungan Rumania yang "tidak dapat ditoleransi" untuk Ukraina.

"Pengusiran diplomat Rusia yang tidak berdasar ini tidak akan dibiarkan begitu saja," kata kementerian itu.

BACA JUGA:Indonesia-Rusia Perkuat Kerja Sama Hukum, Fokus Penanganan Kejahatan Lintas Negara

BACA JUGA:Kapal Perang Rusia Tembak Kapal Pesiar Inggris, Ada Pasal?

Rumania telah mengalami puluhan pelanggaran wilayah udara dan kecelakaan drone sejak Rusia melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada tahun 2022.

Dalam pelanggaran wilayah udara terbaru, sebuah drone memasuki wilayah udara Rumania, kata kementerian pertahanan. Dalam insiden paling serius, dua orang terluka pada bulan Mei setelah sebuah drone menabrak gedung apartemen di kota Galati dekat perbatasan dengan Ukraina. (dri)

 

Kategori :