Benda Mirip Bom Peninggalan PD II Ditemukan di Ambon

Senin 27-07-2026,13:30 WIB
Reporter : Dendi Romi
Editor : Dendi Romi

AMBON, SUMEKS.CO - Benda peninggalan Perang Dunia (PD) II masih banyak ditemukan di Indonesia. Kali ini sebuah benda diduga bom peninggalan PD II ditemukan terkubur di halaman gedung percetakan negara di Jl Setia Budi, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku.

Benda tersebut ditemukan warga saat mereka sedang melakukan penggalian untuk membuat lahan parkir di lokasi tersebut pada Ahad, (26/7/2026) malam. Saat itu warga sedang meratakan lahan di lokasi itu. Warga lalu menemukan benda mirip bom tersebut. Penemuan itu kemudian dilaporkan ke pihak berwenang.

Dilansir dari Kompas.com di lokasi pada Senin (27/7/2026), tim penjinak bom dari Detasemen Gegana Polda Maluku sedang berusaha menggali dan mengangkat benda tersebut dari lokasi.

BACA JUGA:Helikopter Water Bombing Dikerahkan Pemadaman Lahan Gambut di Tulung Selapan Ilir

BACA JUGA:Asap Karhutla di Kecamatan Pangkalan Lampam OKI Menipis, Water Bombing Dikerahkan

Untuk memastikan evakuasi benda diduga bom tersebut berjalan lancar, Polisi terpaksa menutup akses jalan menuju ke lokasi tersebut. Sementara sejumlah Polisi dan anggota Brimob terlihat berjaga di sekitar lokasi.

“Proses penggalian masih jalan,” kata seorang anggota Gegana yang berjaga di sekitar lokasi kepada wartawan.

Sementara Pasi Min Detasemen Gegana Satbrimob Polda Maluku, AKP B Liroga, mengatakan bahwa pihaknya belum dapat memastikan jenis benda tersebut karena kondisinya belum terlihat secara utuh.

Menurut dia, berdasarkan pengamatan awal di lokasi, benda yang muncul baru bagian ekor sehingga belum dapat disimpulkan apakah masih utuh atau tidak. Namun, dugaan sementara mirip bom pesawat.

BACA JUGA:Gegana-Densus 88 Lakukan Penyisiran, Polisi Buru Pengirim Pesan Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15

BACA JUGA:Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Berhasil Dipadamkan, BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing

“Kami belum bisa memastikan benda tersebut karena belum terlihat utuh. Dari perkiraan awal operator, bentuknya memang mirip bom pesawat, tetapi itu masih dugaan sementara,” ujarnya.

Adapun benda tersebut pertama kali ditemukan seorang wargan bernama Stevi Simatauw pada Ahad (26/7/2026) malam.

Benda tersebut ditemukan saat Stevi dan sejumlah rekannya yang sedang melakukan penggalian dan meratakan tanah untuk lahan parkir. Saat akan memindahkan tiang bendera di lokasi itu dengan linggis, Stevi menemukan benda diduga bom tersebut. (dri)

 

Kategori :