Hamas Punya Pemimpin Baru, ini Profilnya

Selasa 21-07-2026,12:55 WIB
Reporter : Dendi Romi
Editor : Dendi Romi

Perjalanan politiknya tidaklah mudah. Khalil al-Hayya berulang kali harus menghadapi upaya pembunuhan yang dilakukan Israel dan kehilangan keluarga besarnya. Serangan udara Israel pada Mei 2007 di rumah al-Hayya menewaskan tujuh kerabatnya, termasuk dua saudara laki-lakinya. Setahun berikutnya, dia kehilangan putranya Hamza yang tergabung dalam Brigade Qassam.

Serangan Israel pada tahun-tahun berikutnya menewaskan anggota keluarganya yang lain, termasuk putra sulung, istri, dan tiga anak mereka. Khalil al-Hayya sendiri selamat dalam serangan di Doha, Qatar pada September 2025.

Kehilangan banyak anggota keluarga dalam rentetan konflik berkepanjangan tak menyurutkan semangat dan posisinya sebagai tokoh sentral politik Hamas. (dri)

 

Kategori :