Dalam momen terpisah, Yamal menghampiri Messi yang masih berada di lapangan. Pemain berusia 19 tahun itu kemudian berbicara, berjabat tangan, dan memeluk erat kapten Argentina tersebut setelah menjalani pertandingan yang sengit.
Yamal memperlihatkan rasa hormat kepada Messi yang harus menerima kenyataan pahit gagal mempertahankan gelar juara dunia. Pelukan keduanya langsung menyebar luas di media sosial dan mengundang reaksi emosional dari pencinta sepak bola.
BACA JUGA:Tonton Final Piala Dunia 2026, Trump Dicemooh Penonton
BACA JUGA:Terungkap! Ini Alasan Argentina Tampil Pasif Lawan Spanyol Babak Pertama Final Piala Dunia 2026
Banyak netizen menilai momen tersebut sebagai simbol peralihan generasi. Messi yang telah menjadi ikon sepak bola dunia selama lebih dari dua dekade berpelukan dengan Yamal, pemain muda yang kini digadang-gadang sebagai salah satu penerusnya.
"Dari dimandiin waktu bayi, sekarang malah jadi lawan di Final Piala Dunia, sepak bola seolah-olah menciptakan keindahan tersendiri buat dua orang ini," kata @Superdreey.
"Messi : Kutitipkan legasi besarku dan nomor punggung 10 ke kamu ya Yamal, titip bawa kembali Barcelona berjaya, bawa lagi Barcelona juara UC," tulis @_Bakemono.
"terimakasih leo messi. selamat lamine yamal. ini benar-benar momen pergantian era generasi sepakbola," kata @ebednoorjaman.
BACA JUGA:Statistik Babak Pertama Final Piala Dunia 2026 Mengejutkan, Argentina Tanpa Shot ke Gawang Spanyol
"Adem banget liatnya.. Messi bilang gini ke Yamal: nak, lanjutkan perjuangan ini, dominasi la liga dan liga eropa, jangan mau kalah sama group lain di spanyol. Nanti foto kita akan sejajar di sejarah La Masia dan Barcelona," ujar @meyNunaV. (dri)