PALEMBANG, SUMEKS.CO - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menyambut baik kunjungan sejumlah investor asal China dari Sichuan Yoachuan Electric Power Development Co., Ltd. di ruang tamu Gubernur Sumsel, Rabu (24/6/2026) siang.
Herman Deru berharap rencana kerja sama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan) dapat semakin memperkuat ketahanan listrik di wilayah Sumatera Selatan.
Rombongan investor yang hadir terdiri atas Chairman Yoachuan Group Sun Mei, Project Development & Advisor Yoachuan Group Johnny Liu, Direktur PT Midigio Yanny Evelywu Emmerich, Chairman Longzhu Group Zhang Long Tao, CEO Longzhu Group Lan Xing Wei, CFO Longzhu Group Mo Yuncai, serta Komisaris PT Midigio Tony Tjen.
Kedatangan rombongan tersebut sekaligus untuk melaporkan progres investasi yang akan segera dijalankan di Kecamatan Beringin, Kabupaten OKU Selatan.
BACA JUGA:Hujan Gol Tercipta di Laga Maroko vs Haiti, Singa Atlas Temani Brasil ke Babak 32 Besar
BACA JUGA:Pusri Gelar Bersih Lingkungan dan Edukasi Iklim, Peringati Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026
Dalam kesempatan itu, Herman Deru mengatakan pihaknya menyambut baik rencana investasi tersebut karena dinilai sejalan dengan potensi besar sumber daya air yang dimiliki Sumsel dan dapat dimanfaatkan secara optimal dengan kontinuitas aliran yang terjaga.
Ia mencontohkan keberhasilan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTMH) di Kota Pagar Alam yang telah diresmikan pada 2022.
Menurutnya, pembangkit tersebut memanfaatkan 100 persen energi baru terbarukan, dan sebagian produksinya bahkan telah disalurkan ke sistem kelistrikan Sumatera.
“Hal ini menjadi bukti bahwa pengembangan energi bersih di daerah dapat berjalan secara efektif,” ujarnya.
BACA JUGA:Venezuela Dilanda Gempa 7,1 Magnitudo, Peringatan Tsunami Dikeluarkan
BACA JUGA:Gempa Landa Jepang, Kekuatan Mencapai 6,9 Magnitudo
Herman Deru juga menekankan tiga hal penting kepada para investor. Pertama, percepatan proses perizinan, baik di tingkat pusat maupun daerah, serta pentingnya koordinasi apabila terdapat hambatan agar dapat didukung oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Kedua, investor diminta mengutamakan penggunaan tenaga kerja lokal dengan tetap membuka ruang bagi tenaga ahli untuk melakukan transfer pengetahuan dan teknologi.
“Ketiga adalah komitmen terhadap kelestarian lingkungan yang menjadi syarat utama, terutama dalam menjaga kawasan hulu dan hutan agar debit air tetap stabil,” tegasnya.