SUMEKS.CO - Jetour Motor Indonesia resmi menghadirkan SUV terbaru Jetour T1 dalam dua pilihan, yakni varian hybrid i-DM dan mesin bensin turbo.
SUV bergaya boxy ini menjadi model terbaru yang mengusung teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) dengan sistem yang disebut Intelligent Dual Mode (i-DM).
Kehadiran Jetour T1 i-DM sekaligus menandai langkah awal merek asal China tersebut memasuki segmen kendaraan elektrifikasi di Indonesia.
Menariknya, selain varian plug-in hybrid, Jetour juga menawarkan versi mesin bensin konvensional atau internal combustion engine (ICE) untuk konsumen yang belum siap beralih ke kendaraan elektrifikasi.
BACA JUGA:Jetour Dashing Inspira: Desain Futuristik, Fitur Premium, Harga Terjangkau
BACA JUGA:GSX-R150 Ancaman di Kelas Sport Entry-Level, Ini Kelebihan dan Kekurangannya Dibanding Rivalnya
Jetour T1 hadir sebagai SUV menengah yang menawarkan kabin lapang, performa kompetitif--
Secara desain, Jetour T1 i-DM mengusung karakter SUV petualang dengan tampilan mengotak yang kini tengah diminati pasar.
Mobil ini memiliki panjang 4.706 mm, lebar 1.967 mm, dan tinggi 1.845 mm. Sementara jarak sumbu roda (wheelbase) mencapai 2.800 mm dengan ground clearance 190 mm.
Dimensi tersebut membuat Jetour T1 i-DM menawarkan kabin yang lapang sekaligus mendukung mobilitas di berbagai kondisi jalan.
SUV ini ditujukan bagi konsumen yang menginginkan kendaraan bergaya petualang namun tetap nyaman digunakan untuk aktivitas harian di perkotaan.
BACA JUGA:Jetour T2 Siap Mengaspal, SUV Petualang Modern dengan Fitur Mewah Bergaya Boxy Rugged
Untuk sektor performa, Jetour T1 i-DM dibekali mesin bensin 1.500 cc yang dipadukan dengan transmisi hybrid DHT serta baterai berteknologi Lithium Iron Phosphate (LFP).
Mesin bensinnya mampu menghasilkan tenaga 136 PS pada 5.200 rpm dengan torsi puncak 220 Nm di 2.500 rpm. Sementara motor listriknya menyumbang tenaga sebesar 204 PS dan torsi 310 Nm.