Kemudian ada tanaman cabai dan tomat. Dimana tanaman ini sering tumbuh subur di perkarangan dan sangat sering digunakan sehari-hari.
2. Siapkan Wadah dan Media Tanam
Jika memiliki lahan terbatas, manfaatkan pot, polybag, atau botol bekas. Yakni dengan pastikan wadah memiliki lubang drainase di bagian bawah agar air tidak menggenang dan menyebabkan akar membusuk.
Gunakan campuran media tanam yang ideal. Yaitu tanah gembur, pupuk kompos atau kandang dan sedikit sekam padu untuk pernafasan akar.
BACA JUGA:Mengenal Desa BRILian Sumowono, Desa Sayur yang Tumbuh dan Terus Berinovasi Bersama BRI
BACA JUGA:Manfaat Sayur Kangkung yang Belum Anda Ketahui, Miliki Segudang Manfaat Sehat! Ibu Hamil Wajib Tahu
3. Penempatan dan Kebutuhan Sinar Matahari
Sayuran adalah tanaman yang sangat membutuhkan cahaya. Jadi membutuhkan sinar matahari.
Letakkan pot atau area tanam di tempat yang terpapar sinar matahari langsung. Yaitu minimal 6-8 jam sehari. Jika di rumah kurang mendapat sinar matahari, pertimbangkan metode hidroponik.
4. Cara Menyiram dan Memberi Pupuk
Tanaman sayur membutuhkan asupan air dan nutrisi yang teratur. Melalui penyiraman secara rutin pada pagi hari atau sore hari.
Lalu, pastikan tanah tetap lembab tetapi tidak becek. Ini sangat perlu diperhatikan. Lalu lakukan pemupukan.
BACA JUGA:Berikut Sayur tidak Bikin Kembung Saat Sahur bagi Lansia
BACA JUGA:Ratusan Bibit Pohon Ditanam, Polda Sumsel Perkuat Budaya Hidup Sehat
Berikan pupuk tambahan seperti kompos atau pupuk organik cair (POC) setiap \(2-3\) minggu sekali agar tanaman tumbuh optimal.
5. Pengendalian Hama