4. Rutin Melakukan Pemangkasan
Pangkas cabang yang terlalu rimbun, tua, atau terserang penyakit.
BACA JUGA:Yuk Berkebun! Begini Cara Menanam Cabe Rawit Hidroponik Menggunakan Sistem Wick
BACA JUGA:Cara Menanam Sayur Sawi Putih di Polybag, Cocok untuk Pemula yang Ingin Mulai Berkebun
Pemangkasan membantu sirkulasi udara lebih baik, merangsang munculnya tunas produktif, serta mengurangi risiko serangan jamur dan hama.
5. Berikan Pupuk Secara Teratur
Untuk merangsang pertumbuhan dan pembuahan, lakukan pemupukan secara berkala:
- Pupuk kandang matang setiap 2–3 bulan.
- Pupuk NPK seimbang saat masa pertumbuhan.
- Pupuk tinggi kalium (K) dan fosfor (P) saat menjelang berbunga dan berbuah.
- Kalium sangat berperan dalam memperbesar ukuran buah dan meningkatkan rasa manis.
6. Atur Penyiraman dengan Tepat
Penyiraman cukup dilakukan 1–2 kali sehari saat musim kemarau. Jangan berlebihan karena kondisi terlalu basah dapat memicu busuk akar dan busuk buah.
7. Lakukan Penjarangan Buah
Jika dalam satu tangkai terdapat terlalu banyak buah, sisakan 1–2 buah terbaik. Cara ini membuat nutrisi terfokus sehingga buah tumbuh lebih besar, seragam, dan berkualitas.
8. Bungkus Buah Sejak Dini