BACA JUGA:Ingat! Batas SPT 30 April, DPRD Sumsel dan DJP Sumsel Babel Dorong Kepatuhan Pajak
Dia menjelaskan jarak Palembang ke Musi Banyuasin atau Muara Enim: 6-8 jam darat. Helikopter: hitungan menit. Gubernur sering 2-3 agenda di lokasi berjauhan dalam sehari.
"Gubernur adalah wajah provinsi. Bagaimana mungkin pelayanan publik bisa cepat jika pemimpinnya habis waktu 16 jam di jalan hanya untuk satu lokasi? Helikopter memangkas waktu menjadi hitungan menit, memungkinkan Gubernur hadir di tiga titik pelosok dalam sehari," pungkasnya.
Tanpa mobilitas udara, warga pedalaman jarang sentuhan langsung pemimpinnya. Topografi rawa dan perairan Sumsel bikin helikopter bukan gaya hidup mewah, tapi alat kerja.
BACA JUGA:DPRD Sumsel Setujui LKPJ Gubernur Tahun Anggaran 2025
BACA JUGA:Wakil Ketua DPRD Sumsel Hadiri FORBISDA HIPMI 2026
"Sikap Pak Herman Deru yang meneruskan anggaran warisan Pj Gubernur di 2025 dan beralih ke dana pribadi di 2026 adalah bentuk profesionalisme tertinggi. Beliau tetap menjaga mobilitas tinggi demi rakyat tanpa harus menguras uang rakyat," tandasnya. (ril/dri)