Polda Sumsel Perkuat Intelijen dan Penindakan, Bandar Narkoba Diburu Tanpa Kompromi

Senin 11-05-2026,16:25 WIB
Reporter : Mia Utari
Editor : Mia

  PALEMBANG, sumeks.co- Polda Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pemberantasan peredaran gelap narkotika sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas Kapolri sekaligus upaya menjaga masa depan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Komitmen tersebut dibahas dalam kegiatan Coffee Morning strategis yang dipimpin langsung Kapolda Sumsel bersama pejabat utama di lingkungan Polda Sumsel pada Senin, 10 Mei 2026, di Ruang Transit Lantai I Gedung Presisi Mapolda Sumsel.

Forum internal tersebut menjadi sarana evaluasi dan penguatan strategi operasional Direktorat Reserse Narkoba dalam menghadapi perkembangan kejahatan narkotika yang semakin kompleks, terorganisir, dan melibatkan jaringan lintas wilayah hingga transnasional.

Dalam kegiatan itu, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., memberikan arahan kepada seluruh jajaran agar penanganan kasus narkotika dilakukan secara profesional, terukur, dan berbasis penguatan intelijen.

Menurut Kapolda, Direktorat Reserse Narkoba memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan sosial masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

“Pemberantasan narkotika tidak cukup hanya melalui penindakan hukum. Dibutuhkan penguatan intelijen, pemetaan jaringan, serta kolaborasi lintas fungsi untuk memutus rantai peredaran narkoba secara menyeluruh,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho.

BACA JUGA:Ancam Kurir antar Paket Pakai Sajam, Mantan Napi Ini Kembali Bakal Hadapi Tuntutan Jaksa

BACA JUGA:Lapas Tanjung Raja Laksanakan Apel Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone, Narkoba, dan Penipuan

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Yulian Perdana, S.I.K., dalam paparannya menjelaskan berbagai langkah strategis yang telah dilakukan Ditresnarkoba, mulai dari pemetaan jaringan peredaran, penguatan deteksi dini, hingga inovasi pencegahan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., menekankan pentingnya sinergi antar satuan kerja guna meningkatkan efektivitas penanganan tindak pidana narkotika di seluruh wilayah hukum Sumatera Selatan.

Selain fokus pada penegakan hukum, Polda Sumsel juga memperkuat pendekatan preemtif dan preventif melalui edukasi masyarakat, peningkatan peran intelijen dasar, serta kolaborasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, hingga institusi pendidikan.

Kapolda Sumsel menegaskan bahwa ancaman narkotika bukan hanya berdampak terhadap kriminalitas, tetapi juga dapat merusak kualitas sumber daya manusia serta mengganggu stabilitas keamanan nasional.

“Ancaman narkoba harus menjadi perhatian bersama karena dampaknya sangat luas terhadap masa depan generasi muda, produktivitas masyarakat, dan ketahanan bangsa,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program Presisi Polri yang menekankan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

“Polda Sumsel berkomitmen mendukung program pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba. Penguatan internal seperti ini penting agar seluruh personel memiliki kesamaan visi dalam menghadapi ancaman narkotika yang terus berkembang,” jelas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Kategori :