JAKARTA, SUMEKS.CO - Rumah milik anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Haerul Saleh terbakar, Jumat (8/5/2026) pukul 07.53 WIB. Salah satu pejabat tinggi negara itu meninggal dalam insiden kebakaran tersebut.
Warga yang mengetahui adanya kebakaran, langsung menghubungi kantor pemadam kebakaran (damkar). Saat itu, terlihat kepulan asap di atap rumah.
"Berdasarkan Informasi dari RT setempat, terlihat asap hitam mengepul dari lantai 3 rumah yang terbakar," kata Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jaksel, Asril Rizal.
Ketua RT setempat lalu meminta bantuan pemadam kebakaran (damkar) untuk menangani kebakaran. Kebakaran diduga berasal dari cairan kimia yang mudah terbakar.
"Diduga api berasal dari sisa-sisa tiner bekas renovasi rumah," katanya.
Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dan 48 personel dikerahkan ke lokasi. Proses pemadaman sudah dilakukan sejak pukul 08.07 WIB dan operasi pemadaman dinyatakan selesai pukul 08.49 WIB.
Haerul Saleh Sempat Teriak
Seorang saksi yang merupakan penjaga rumah bernama Arpen menyebut Haerul sempat berteriak dari lantai atas rumah. Arpen mengatakan Haerul teriak kebakaran saat itu.
"Bapak teriak, teriak kebakaran," kata Arpen di lokasi.
BACA JUGA:Kebakaran Apartemen di Jakbar, Bayi Terjebak di Lantai 23
BACA JUGA:Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura
Saat itu Arpen sedang berada di lokasi kemudian panik. Dia memberi tahu warga dan menelpon pemadam kebakaran.
"Kita naik lagi sama ngasih tahu warga sini langsung telpon damkar," jelas dia.
Arpen sempat berusaha naik ke lantai atas untuk memastikan tidak ada orang. Namun dia menyebut Haerul masih di dalam saat kebakaran.