Sambut May Day 2026, Buruh OKI Pilih Dialog Lewat Sarasehan

Kamis 30-04-2026,19:39 WIB
Reporter : Niskiah
Editor : Mahmud

Sambut May Day 2026, Buruh OKI Pilih Dialog Lewat Sarasehan

KAYUAGUNG, SUMEKS.CO - Serikat pekerja di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) memilih memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan dialog ketimbang demonstrasi. 

Dalam sarasehan di Ruang Rapat Bende Seguguk II, Kantor Bupati OKI, Kamis, 30 April 2026, mereka menyampaikan tujuh tuntutan terkait perbaikan sistem ketenagakerjaan.

Ketua DPC FSBPI OKI, Dodi, mengatakan tuntutan itu mencakup kebutuhan mendesak buruh, mulai dari pengesahan undang-undang ketenagakerjaan baru hingga pembentukan dewan pengupahan daerah. 

“Ini penting untuk kepastian dan perlindungan kerja bagi buruh di OKI,” ujarnya.

BACA JUGA:Sarasehan May Day 2026 di OKI, Kapolres Tekankan Dialog Kondusif dan Aspirasi Tersalurkan

BACA JUGA:Libur Peringatan May Day dan Akhir Pekan, KAI Divre III Palembang Sediakan 14 Ribu Lebih Tempat Duduk

Selain mendorong pembentukan Dewan Pengupahan, buruh juga mendesak pemerintah pusat segera mengesahkan undang-undang ketenagakerjaan baru sesuai Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/2023. 

Mereka juga meminta Presiden Prabowo Subianto merealisasikan pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional.

Tuntutan lain meliputi pembentukan Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit, penyusunan peraturan daerah untuk optimalisasi tenaga kerja lokal, pelibatan serikat pekerja dalam kebijakan ketenagakerjaan dan perencanaan pembangunan daerah, serta penguatan peran pengawas ketenagakerjaan dalam menangani perselisihan dan pelanggaran normatif.

Ketua PD FSP.PP-SPSI Sumatera Selatan, Cecep Wahyudin, menilai sarasehan tersebut mencerminkan terbukanya ruang komunikasi antara buruh dan pemerintah. 

BACA JUGA:2 Pola Aksi May Day di Palembang, Kapolrestabes: Sebar Ratusan Personel di Jalan

BACA JUGA:Ini Nama-nama Tokoh yang Akan Dilantik Presiden Prabowo, Ada Aktivis Buruh

“Koordinasi dan sinergi penting agar aspirasi ini ditindaklanjuti hingga ke pemerintah pusat,” katanya.

Kapolres OKI, Eko Rubiyanto SH SIk MH, menyatakan kepolisian berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif sekaligus membuka ruang komunikasi. 

Kategori :