SUMEKS.CO - Baterai motor listrik terbakar? Makanya, jika mau upgrade power (baterai) dimensi kecil tapi energinya maksimal tetap harus mengutamakan safety.
Memang diakui, banyak yang takut merakit baterai lithium ion NMC ataupun litium polymer karena takut baterainya terbakar.
“Sebetulnya baterai terbakar itu ‘kan karena kejadian khusus, misal salah perakitan dan lain sebagainya”, jelas host akun @e-clontsolusienergi.
Upgrade baterai motor listrik dimensi kecil tapi energinya maksimal tetap utamakan safety. foto: @e-clontsolusienergi. --
Pada intinya adalah teknik perakitnya sih, tetapi di beberapa kasus itu mau nggak mau harus pakai lithium ion NMC ataupun litium ion polymer.
BACA JUGA:Xiaomi Redmi Note 15 Tawarkan Kamera 108MP dan Baterai Jumbo
BACA JUGA:8 HP Harga Terjangkau Paling Banyak Dicari April 2026: RAM Luas, Layar Lebar dan Baterai Besar
Kenapa?
“Karena keterbatasan ruang”, jawabnya.
“Contoh unit yang saya punyakan ini, ini saya menggunakan motor konversi, ruangannya sangat terbatas”.
“Kalau menggunakan LifePO4 mentok paling 1,4 kWh, tapi karena saya kebutuhannya untuk touring, untuk mobilitas harian yang mungkin jangkauannya membutuhkan 80-100 km dalam satu hari, maka saya menggunakan lithium ion NMC, malah ini pakai 18650,” urainya.
BACA JUGA:Ponsel Terbaru Motorola Edge 70 Pro Usung Kapasitas Baterai Jumbo 6.500 mAh Dibalut Fast Charging
BACA JUGA:Realme C73 5G Usung Kapasitas Baterai Besar 6000 mAh dengan Fast Charging
“Nah, di sini masih sisa space ruang untuk naruh mantel (jaket)”.
“Ini baterainya, mohon maaf ya, agak kotor karena ini sudah lama banget, ini sudah 3 tahun saya pakai”.