Kegiatan ini turut dihadiri Bupati OKI, H Muchendi Mahzareki, Dandim 0402 OKI, Letkol Inf Gunawan Wibisono, SH, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala dinas Kabupaten OKI serta perwakilan perusahaan.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan mencegah karhutlah.
BACA JUGA:Waspada El Nino “Godzilla”! Polda Sumsel Siaga Hadapi Ancaman Karhutla
Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto SH SIk MH, mengatakan, apel besar ini menjadi momentum memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh pihak.
“Kami mendorong seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk aktif melakukan edukasi dan deteksi dini di tengah masyarakat guna mencegah karhutlah,” ujarnya.
Apel diikuti personel lintas satuan, termasuk unsur Sabuk Kamtibmas yang berperan dalam deteksi dini dan penguatan sistem keamanan berbasis masyarakat.
Selain itu, kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan karhutlah juga menjadi perhatian, mengingat wilayah OKI termasuk daerah rawan kebakaran saat musim kemarau.
BACA JUGA:Eks Pejabat Muratara Jadi Saksi Sidang Korupsi Pompa Karhutla, Dalami Kerugian Negara Rp1,2 Miliar
BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Dorong Perbaikan Perda Lahan, Soroti Pengendalian Karhutla
Seusai apel, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pelayanan penyampaian aspirasi masyarakat serta kesiapsiagaan penanggulangan karhutlah.
Simulasi tersebut menggambarkan pola penanganan yang mengedepankan pendekatan humanis dalam pelayanan penyampaian aspirasi, sekaligus respons terpadu dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan.
Melalui kegiatan ini, Polres OKI bersama jajaran Polda Sumatera Selatan menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.